nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pencarian Pesawat Twin Otter yang Hilang Kontak di Papua Dilanjutkan Besok

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 19:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 18 337 2106499 pencarian-pesawat-twin-otter-yang-hilang-kontak-di-papua-dilanjutkan-besok-6ZjMcM9yNl.jpg Posisi terakhir pesawat hilang kontak terdeteksi. (Foto : Okezone.com/Saldi Hermanto)

TIMIKA – Proses pencarian pesawat Twin Otter DHC-6 seri 400 dengan nomor register PK-CDC yang hilang kontak dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (18/9/2019), akan dilanjutkan besok, Kamis (19/9/2019) pagi.

Upaya pencarian yang dilakukan Rabu (18/9/2019) sore tadi sekitar pukul 15.10 WIT dengan menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ terbang selama 30 menit belum berbuah hasil. Hal ini karena kondisi cuaca yang berkabut.

"Cuaca di ketinggian 5.000 feet sudah berkabut, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian. Sehingga pesawat harus balik dan diputuskan untuk besok pagi. Rencana pencarian dimulai besok pagi pukul 06.00 dengan pesawat yang sama," tutur Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Mimika, Monce Brury di Timika, Rabu malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Mimika, Monce Brury. (Ist)

Posisi terakhir pesawat saat hilang kontak berada di koordinat 04° 1'48.32" S/137°24'24.25" E. Titik diduga hilangnya pesawat PK-CDC berada pada jarak kurang lebih 30 Nm dengan heading atau arah kurang lebih 55 derajat.

"Dari Timika diperkirakan jaraknya kurang lebih 30 nautical mile dengan heading kurang lebih 55 derajat," katanya.

Sekadar diketahui, pesawat Twin Otter PK-CDC yang dioperasikan PT Carpediem Aviasi Mandiri bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 10.31 WIT dan diperkirakan sudah harus mendarat di Bandara Ilaga pada pukul 11.09 WIT. Namun pada pukul 10.54 WIT, pesawat ini mengalami lost contact. Akhirnya selang 2 jam dari perkiraan tiba di Bandara Ilaga, pihak Airnav Bandara Mozes Kilangin Timika menyatakan pesawat mengalami lost contact dan hilang.


Baca Juga : Pesawat Twin Otter Hilang Kontak dalam Penerbangan di Papua

Pesawat yang memuat kargo berupa beras seberat 1.700 kilogram ini dipiloti Dasep Sobirin dan kopilot Yudra Tutuko, beserta seorang teknisi bernama Ujang. Sementara itu, terdapat seorang penumpang bernama Hadi Utomo yang merupakan anggota Brimob Resimen II berpangkat Bharada.


Baca Juga : Tim SAR Gabungan Cari Pesawat yang Hilang Kontak di Papua

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini