nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amnesti International Minta Interpol Tak Proses Red Notice Veronica Koman

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 06:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 18 337 2106180 amnesti-international-minta-interpol-tak-proses-red-notice-veronica-koman-35kwegYsKH.jpg Veronica Koman (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengkritik langkah pemerintah yang memberikan red notice terhadap tersangka kasus kerusuhan di Asrama Papua Veronica Koman. Ia meminta agar hal itu segera dicabut.

"Kami juga meminta Interpol agar tidak memproses red notice untuk Veronica Koman," kata Usman kepada Okezone, Rabu (18/9/2018).

Usman mengatakan, pemerintah keliru dalam menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka dalam menyelesaikan kasus Asrama Papua. Ia menilai aktivis HAM itu tidak melakukan tindakan pidana seperti yang disebutkan polisi dan bukan kejahatan international.

"Apa yang dilakukan oleh Polri dengan mengirimkan red notice ke Interpol adalah persis yang dilakukan oleh negara-negara yang mempunyai catatan buruk bidang HAM yang menyalahgunakan red notice untuk mencari dan memulangkan para oposisi atau kritikus yang menyelamatkan diri ke luar negeri, ini memperburuk citra negara dan bangsa Indonesia," tambahnya.

Veronica

Baca Juga: Papua Damai, DPR Dukung Polisi Ungkap Aliran Dana Veronica Koman

Usman juga meminta agar pihak imigrasi membatalkan langkah pencabutan passport terhadap Veronica Koman agar tidak terjadi pelanggaran HAM lebih lanjut.

"Penetapan tersangka Veronica sendiri sudah menabrak asas-asas hukum yang adil. Pekerja HAM harus dilindungi bukan dijerat oleh pasal-pasal karet yang menyerang kemerdekaan seseorang untuk berpendapat," tukasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini