nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

La Nyalla Ingin DPD Ikut Bangun Indonesia Sentris

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 03:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 17 337 2105686 la-nyalla-ingin-dpd-ikut-bangun-indonesia-sentris-RckRFGQKRn.jpg La Nyalla (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota DPD RI terpilih asal Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti merespon baik terkait komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperkuat peran dan posisi lembaga Senator dalam satu irama agar mempercepat terwujudnya konsep pembangunan Indonesia Sentris.

Orientasi Presiden Jokowi, kata La Nyalla, membangun Indonesia secara menyeluruh dari Sabang sampai Merauke dengan memiliki tujuan mendorong kesejahteraan umum sesuai cita-cita founding fathers yaktu negara maju dan berdaulat dalam bingkai NKRI serta Pancasila.

“Era baru percepatan pembangunan Indonesia telah dimulai oleh Presiden Jokowi, tentu eksekutif tidak bisa dibiarkan sendirian,” ujar La Nyalla di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Untuk menyukseskan percepatan pembangunan Indonesia Sentris ala Jokowi, mantan Ketum PSSI ini pun mengajak para Senator terpilih untuk tetap menjalin hubungan harmonis antar lembaga negara baik dengan DPR, MPR maupun Presiden Republik Indonesia.

“Ini bagi saya sangat penting, karena tidak jarang kebuntuan yang terjadi di republik ini akibat kebuntuan komunikasi. Saya yakin kalau kita duduk satu meja dan komunikasi dengan baik, semua kendala dan hambatan akan terpecahkan, akan lahir solusi-solusi yang win-win,” tutur dia.

La Nyalla

Baca Juga: Formappi Soroti Keterwakilan Perempuan dalam Pemilihan Pimpinan DPD RI

Dilanjutkan dia, hubungan harmonis dengan Presiden berupa sebuah langkah dari DPD untuk terlibat secara aktif para senatornya di dalam agenda pemerintah pusat di daerah. Menurut pandangannya, selama ini belum menjadi protap protokol kepresidenan bahwa anggota DPD bagian melekat dalam agenda pemerintah pusat di daerah.

“Padahal, para senator sejatinya adalah figur yang mewakili seluruh elemen yang ada di daerah. Salah satu kewajiban sumpah Senator memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politik kepada masyarakat di daerah yang diwakili,” kata La Nyalla.

Tak hanya dengan pemerintah melalui presiden, hubungan harmonis dengan DPR RI juga tak boleh dilupakan. Menurut La Nyalla, DPD dapat memberi kontribusi aktif ke dalam pembahasan anggaran transfer ke daerah.

"Karena, anggaran tersebut jelas harus tepat sasaran dan memang benar-benar dibutuhkan oleh masing-masing daerah yang diwakili,” tuturnya.

Karenanya, La Nyalla menginginkan diperbanuak ruang aksi positif bagi masing-masing anggota DPD agar semua bisa dilakukan bermitra dengan kementerian atau badan dan lembaga terkait bahkan langsung kepala daerah.

“Jadi tidak hanya melalui alat kelengkapan yang ada, tapi bisa memperbanyak ruang aksi positif lainnya. Ada banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan dengan muara satu tujuan, membantu mempercepat pembangunan dan memajukan kesejahteraan umum,” imbuhnya.

Di sisi lain, Deputi IV Kantor Staf Presiden, Eko Sulistyo mengakui bila Presiden Jokowi memang memberikan peran dan fungsi DPD RI untuk mewujudkan program pembangunan pemerintah yakni Indonesia Sentris. Dikarenakan lembaga DPD mempunyai sebuah peran menjaga persatuan dan kesatuan di daerah.

“Kebijakan Indonesia Sentris Pak Presiden terutama daerah terluar, daerah terdepan, daerah pinggiran itu sangat sesuai dengan fungsi dan peran DPD. Jadi, tidak hanya berorientasi di Jawa saja. Oleh karena itu, DPD kedepan akan lebih maksimal jika melihat kebijakan ini sebagai narasi yang diperjuangkan oleh teman-teman DPD,” kata Eko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini