nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Sahkan Pansus Pemindahan Ibu Kota Dalam Rapat Paripurna

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 16 September 2019 19:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 337 2105584 dpr-sahkan-pansus-pemindahan-ibu-kota-dalam-rapat-paripurna-spUBzThvB0.jpg DPR sahkan pansus pemindahan ibu kota (Foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Dalam Rapat Paripurna ke-8 masa persidangan I tahun 2019-2020, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan pembentukan Panitia Khusus (pansus) pemindahan Ibu Kota.

Selaku pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyatakan pembentukan pansus sebagai respons atas surat Presiden Joko Widodo alias Jokowi terkait rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur.

"DPR harus membuat respons terhadap surat presiden yang melampirkan semacam studi pemindahan ibu kota lalu mekanismenya apa, agar semua fraksi terlibat maka mekanismenya dibentuklah Pansus," kata Fahri di ruang rapat paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Namun, di tengah pembahasan pansus di rapat paripurna, interupsi datang dari anggota fraksi PKS Refriza. Dia menolak Ibu Kota dipindahkan ke Kalimantan Timur. Alasannya, dia memandang pemerintah belum jelas terkait proses rencana pemindahan Ibu Kota tersebut.

"Setahu saya, jalan kereta api yang dibangun di Sulawesi Selatan juga belum selesai ini mau bangun ibu kota baru. Ini harus jelas Pak Ketua. Saya menolak pemindahan Ibu Kota. Jangan sampai kita punya dua ibu kota, sekali lagi saya menolak pemindahan ibu kota," papar Refriza.

Infografris Pemindahan Ibu Kota

Namun interupsi tersebut nampaknya tidak digubris mayoritas anggota dewan yang hadir. Pembentukan Pansus pemindahan ibu kota pun tetap disepakati.

Lantas, Fahri pun melontarkan pertanyaan kepada anggota dewan dalam rapat terkait pengesahan anggota pansus pemindahan ibu kota yang akan berisikan 30 orang.

"Bisa kita sepakati ya?," tutup Fahri yang dijawab sepakat oleh anggota dewan yang hadir.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR, Zainudin Amali mengatakan target kerja pansus selesai pada 30 September 2019 atau akhir massa jabatan anggota DPR. Selesai atau tidaknya tugas pansus akan dilaporkan ke pimpinan DPR.

"Ya, paling batas akhirnya 30 September 2019. Selesai tidak kami harus beri laporan kepada pimpinan DPR yang memberikan tugas kepada kami. Kalau sampai 30 September 2019 kami belum selesai bekerja, tentu kami melaporkan kepada pimpinan yang memberikan tugas kepada pansus, dan pimpinan akan melaporkan kepada periode yang berikutnya. Kan itu bisa dilanjutkan," tutur dia.

Ada 30 nama anggota Pansus pemindahan ibu kota. Namun Fraksi Demokrat belum menyerahkan nama anggotanya.

Berikut nama-nama anoota Pansus Pemindahan Ibu Kota :

Fraksi PDI Perjuangan:

1. Charles Honoris

2. Ihsan Yunus

3. Adisatrya Suryo Sulisto

4. Indah Kurnia

5. Vanda Sarundajang

6. Arteria Dahlan

Fraksi Golkar

7. Zainudin Amali

8. Dadang Muchtar

9. Adies Kadir

10. Muhidin Muhammad Said

11. Sarmuji

Fraksi Gerindra

12. Rahayu Djojohadikusumo

13. Bambang Haryo

14. Nizar Zahro

15. Supratman Andi Agtas

Fraksi Demokrat

16.

17.

18.

Fraksi PAN

19. Yandri Susanto

20. A Bakri

21. Jon Erizal

Fraksi PKB

22. Bertu Merlas

23. Nihayatul Wafiroh

Fraksi PKS

24. Mardani Ali Sera

25. Sukamta

Fraksi PPP

26. Arwani Thomafi

27 Ahmad Mustaqim

Fraksi Nasdem

28. Syarif Abdullah Alkadri

29. Ahmad M Ali

Fraksi Hanura

30. Inas Nasrullah Zubir

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini