Jokowi Tunggu Pimpinan KPK Ajukan Izin untuk Bertemu

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 16 September 2019 12:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 16 337 2105366 jokowi-tunggu-pimpinan-kpk-ajukan-izin-untuk-bertemu-C685uGPg1C.jpg Presiden Jokowi (Okezone.com/Fakhrizal)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berbicara terkait nasib lembaga itu. Pertemuan akan dilakukan jika sudah ada pengajuan izin bertemu Presiden dari KPK ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Jokowi memastikan akan menerima Ketua KPK Agus Rahardjo dan para Wakil Ketua KPK lainnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, bila sudah ada pengajuan surat resmi melakukan pertemuan dengan Presiden.

"Kalau nanti sudah ada pengajuan Kemensetneg biasanya diatur di situ, masa (mengajukan) sama saya," ujar Jokowi di sela membuka Munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019).Pimpinan KPK

Pimpinan KPK (Okezone)

Kepala Negara belum bisa memastikan apakah KPK sudah mengajukan surat untuk bertemu dengan Presiden. "Tanyakan Kemensetneg ada enggak pengajuan itu? Kalau ada akan diatur waktunya dengan acara yang ada di Presiden," ujarnya.

Baca juga: Demokrat: Sikap SBY Tegas, Tidak Boleh Ada Pelemahan KPK!

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan pihaknya akan menemui pemerintah dan DPR untuk bicara terkait revisi UU KPK.

"KPK juga menyesalkan sikap DPR dan Pemerintah yang seakan-akan menyembunyikan sesuatu dalam membahas revisi UU KPK,” katanya, Jumat 13 September lalu.

Baca juga: Agus Rahardjo: KPK Berada di Ujung Tanduk!

Tiga pimpinan KPK sudah mengembalikan mandat ke Jokowi dan berharap Presiden bisa mengajak pimpinan KPK berdiskusi terkait revisi UU KPK serta mengambil langkah penyelamatan KPK.

KPK tegas menolak revisi UU KPK yang dilakukan DPR dan sudah disetujui oleh Presiden Jokowi, karena dianggap akan melemahkan kinerja KPK dalam memberantas korupsi.

Jokowi hanya meresponsnya dengan menolak empat poin terkait revisi UU KPK, namun dia tak menarik Surat Presiden (Supres) yang sudah dikirim ke DPR untuk dimulainya pembahasan revisi UU KPK, meski sudah disesak oleh berbagai pihak.

"Mengenai revisi UU KPK ada di DPR, marilah kita awasi bersama-sama. Pemerintah mengawasi bersama sama dan semuanya mengawasi semua. Dan KPK tetap pada posisi kuat dalam pemberantasan korupsi tugas kita bersama," kata Jokowi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini