nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibu Kota

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 16 September 2019 12:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 337 2105364 dpr-bentuk-pansus-pemindahan-ibu-kota-9DyjW7p5zS.jpg Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat paripurna hari ini. Salah satunya mengagendakan penetapan nama-nama anggota Panitia Khusus (Pansus) Pemindahan Ibu Kota.

Ketua Komisi II DPR, Zainudin Amali mengatakan, pansus yang akan dibuat nanti bertugas mengkaji rencana pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur dan belum membahas tentang Undang-undang.

"Jadi yang mau ditetapkan adalah Pansus Pengkajian. Jadi, belum (bahas) Undang-undang. Kan pemerintah mengirimkan surat ke DPR beserta lampiran kajiannya. DPR meresponsnya dengan membentuk pansus," kata Amali kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Menurut Amali, Pansus Pemindahan Ibu Kota nantinya beranggotakan 30 orang. Di mana dalam rapat paripurna nanti akan ditunjuk struktur pimpinan pansus termasuk ketuanya.

"Pansus seperti biasa 30 orang ya. PDIP paling 6 orang, Golkar 5 dan saya salah satu dari 5 itu," tutur dia.

Rapat Paripurna DPR

Selain itu, Amali mengatakan target kerja pansus selesai pada 30 September 2019 atau akhir massa jabatan anggota DPR. Selesai atau tidaknya tugas pansus akan dilaporkan ke pimpinan DPR.

"Ya, paling batas akhirnya 30 September 2019. Selesai tidak kami harus beri laporan kepada pimpinan DPR yang memberikan tugas kepada kami," tutur dia.

"Kan ini namanya kajian, kalau sampai 30 September 2019 kami belum selesai bekerja, tentu kami melaporkan kepada pimpinan yang memberikan tugas kepada pansus, dan pimpinan akan melaporkan kepada periode yang berikutnya. Kan itu bisa dilanjutkan," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini