nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Firli Bahuri, Polri Pastikan Personelnya Diatur UU untuk Bertugas di Lembaga Negara

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Minggu 15 September 2019 10:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 15 337 2105001 polri-pastikan-personelnya-diatur-uu-untuk-bertugas-di-lembaga-negara-SEkFEeC9B7.jpg Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo memastikan setiap personel Korps Bhayangkara diatur dalam Undang-Undang (UU) untuk diperbolehkan bertugas di Kementerian atau lembaga negara lainnya.

Hal ini berkaitan setelah terpilihnya Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V. Diketahui, hingga saat ini, Firli masih perwira tinggi aktif di Polri.

“Bahwa sesuai dengan konstitusional UU no 5 tahun 2014 dan Perkap 4 tahun 2017 tentang penugasan khusus, bahwa anggota Polri dapat bertugas dan berkarier di 11 Kementerian/Lembaga (mutasi, kenaikan pangkat, sekolah),” kata Dedi, kepada Okezone, Minggu (15/9/2019).

Firli

Baca Juga: Komentar Jokowi Tentang Firli Bahuri Jadi Ketua KPK

Dedi menjelaskan, untuk jabatan publik semua pihak mempunyai hak yang sama. Itu pun sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang sudah ditetapkan.

"Jabatan publik semua memiliki hak secara equality sesuai persyaratan jabatan, kompetensi, dan regulasi serta mekanisme-mekanisme yang telah ditetapkan," tutur Dedi.

Sejauh ini, beberapa anggota Polri diketahui memang menduduki beberapa lembaga negara lainnya. Antara lain, Komjen Heru Winarko Pimpin BNN, Komjen Suhardi Alius Pimpin BNPT, Komjen (Purn) Budi Waseso Pimpin Bulog, Komjen Setyo Wasisto Jabat Irjen Kemenperin, Irjen (Purn) Ronny Sompie Jabat Dirjen Imigrasi, dan Komjen (Purn) Syafruddin menjabat Menpan RB.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI sudah memilih lima pimpinan KPK dari 10 calon pimpinan yang diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pemilihan dilakukan melalui voting di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 13 September 2019 dini hari.

Kelima pimpinan KPK periode 2019-2023 yang terpilih adalah Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango.

Voting dilakukan oleh 56 anggota Komisi III yang hadir dengan cara melingkari lima dari 10 capim KPK. Setelah masing-masing anggota Komisi III memberikan suara, dilakukanlah penghitungan.

Firli Bahuri tercatat paling banyak mendapatkan suara yakni 56 suara. Disusul Alexander Marwata 53 suara. Kemudian Nurul Ghufron 51 suara, Nawawi Pomolango 50 suara dan Lili Pintauli Siregar 44 suara.

Sedangkan Sigit Danang Joyo mendapat 19 suara dan Luthfi Jayadi Kurniawan hanya 7 suara. Sementara tiga capim KPK tak mendapatkan satu pun suara. Mereka adalah Johanis Tanak, I Nyoman Wara dan Roby Arya Brata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini