nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengintip "Rapat" Pembunuh Bayaran dengan Tuannya

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 10:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 13 337 2104495 mengintip-rapat-pembunuh-bayaran-dengan-tuannya-7Om9NRvKcg.jpg Foto: iStock

MARISON Simaremare, warga Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau ditemukan tewas bersimbah darah. Pria berusia 47 tahun ini meninggal di tangan istrinya, Sinde Silitonga. Untuk menghabisi suaminya, Sinde (45) menyewa pembunuh bayaran.

Rencana menghabisi Marison yang bekerja serabutan itu dilakukan sehari sebelum korban dieksekusi. Sinde yang merupakan istri keempat korban memanggil dua pemuda RM (27) dan LHH (21). Di rumah kediaman Marison dan Sinde inilah dirancang bagaimana membunuh korban.

"Rencana pembunuhan dilakukan di rumah korban. Sehari sebelum korban tewas ketiganya bertemu. Kepada keduanya, Sinde menceritakan bahwa dirinya sakit hati terhadap Marison. Sinde selalu diperlakukan kasar. Diapun bilang kepada pelaku RM, tolong kasih pelajaran Tulang mu (paman) itu. Saat perencanaan korban tidak ada di rumah," ucap Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Fauzi kepada Okezone.

Pembunuh Bayaran Sinde

Tidak berpikir lama, keduanya menyanggupi untuk menghabisi Marison. Dengan bermodalkan kayu balok pada Sabtu, 31 Agustus 2019, sekira pukul 01.00 WIB RM dan LHH. Keduanya pun langsung mendatangi Marison yang saat itu sedang istirahat. Di sanalah keduanya menghabisi korban dengan memukulkan kayu ke arah kepala dan tubuh .

Saat kejadian, Sinde yang sudah mengetahui kedatangan maksud keduanya pura-pura kabur dari dalam dalam rumah. Perkelahian itu antara dua pelaku dengan Marison. Marison sempat melarikan diri dalam rumah dan terjatuh masuk ke parit. Namun, nyawanya tak tertolong sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Infografis Pembunuh Bayaran (Foto: Okezone)

Sehari setelah kejadian, polisi berhasil mengendus siapa pelakunya. Tidak butuh lama polisipun berhasil menangkap RM dan LHH tanpa perlawanan. Keduanya mengakui perbuatannya. Mereka mengaku melakukan pembunuhan terhadap korban karena disuruh Sinde.

"Kita berhasil mengendus siapa pelakunya karena mencurugai keterangan Sinde saat menjadi saksi di kantor polisi. Keterangan Sinde berbelit belit. Sinde mengakui bahwa yang membunuh suaminya adalah RM dan LHH," imbuhnya.

RM dan LH memiliki hubungan asmara dengan kedua anak Sinde. Sebelum menikah dengan Marison, Sinde pernah menikah dengan suami pertamanya dan dikarunianya empat anak. Sedangkan selama berumah tangga 1 tahun 10 bulan, pasangan Sinde dan Marison belum dikeruniai anak.

(kha)

Berita Terkait

Liputan Khusus

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini