nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Enggan Komentari Sikap Internal KPK atas Firli Bahuri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 15:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 13 337 2104481 polri-enggan-komentari-sikap-internal-kpk-atas-firli-bahuri-3ungnJiy4Q.jpg Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri enggan mengomentari adanya penolakan dari karyawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua KPK terpilih, Irjen Firli Bahuri. Sehingga di tubuh lembaga antirasuah terjadi "kubu-kubuan".

"Saya enggak berani nilai secara internal, dalam hal ini bukan kapasitas Polri untuk menilai kondisi internal KPK," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Fahri Hamzah Minta Pimpinan KPK Baru Hentikan Segala Kegiatan Politik

Namun yang pasti, hubungan antara Polri dengan KPK sejak berdiri hingga sekarang terjalin dengan baik.  "Tapi yang jelas secara institusional hubungan Polri dengan KPK sangat solid dalam penegakan hukum ya," ujarnya.

Firli Bahuri

Menurut Dedi, Polri sangat menghormati keputusan Komisi III DPR memilih Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019 - 2023. Ia menilai DPR telah melaksanakan proses penentuan calon pimpinan KPK secara demokratis dan transparan.

"Publik semua bisa melihat, disiarkan secara live langsung, kemudian juga secara akuntabel dan sesuai dengan kompetensinya," katanya.

Untuk diketahui, Irjen Firli meraih suara terbanyak dalam voting pemilihan calon pimpinan KPK oleh Komisi III DPR dengan meraih 56 suara. Sementara empat calon lainnya, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata menjadi wakil ketua.

Baca Juga: Jabat Ketua KPK, Firli Bahuri Miliki Harta Kekayaan Rp18,2 Miliar 

Berikut raihan voting pemilihan Capim KPK:

Alexander Marwata: 53 suara

Lili Pintauli Siregar: 44 suara

Nawawi Nawawi Pomolango: 50 suara

Nurul Nurul Ghufron: 51 suara

Firli Bahuri: 56 suara

Adapun lima capim KPK lain tidak terpilih, yakni Sigit Danang Joyo mendapat 19 suara dan Luthfi Jayadi Kurniawan hanya 7 suara. Sementara tiga lagi sama sekali tak mendapatkan suara alias kosong. Mereka Johanis Tanak, I Nyoman Wara dan Roby Arya Brata.

(Ari)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini