Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK, Ini Tanggapan JK

Giri Hartomo, Okezone · Jum'at 13 September 2019 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 13 337 2104341 firli-bahuri-terpilih-jadi-ketua-kpk-ini-tanggapan-jk-iTYKt2VbGE.jpg Wapres RI, Jusuf Kalla (foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) berharap Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V, bisa bekerja dengan baik.

"Ya tentu harapannya agar bekerja dengan baik," kata JK kepada wartawan di acara Indo Trans Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (13/9/2019).

Terkait dengan terpilihnya Firli Bahuri sebagai ketua KPK. JK mengatakan, selama dijalankan dengan aturan dan konstitusi ya harus diterima.

"Selama sesuai aturan dan konstitusi ya harus diterima," sambungnya.

 Baca juga: Irjen Firli Terpilih Jadi Ketua KPK, Ini Harapan Korps Bhayangkara

Namun, JK mengembalikan hal tersebut kepada DPR RI yang nantinya akan mengangkat Komisioner KPK Jilid V.

"Yang berhak mengangkat memilih kan DPR, ya DPR memilih dan DPR dipilih oleh rakyat," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI sudah memilih lima pimpinan KPK dari 10 calon pimpinan yang diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pemilihan dilakukan melalui voting di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019) dini hari.

 Baca juga: Komisi III Setor 5 Nama Komisioner KPK Jilid V ke Pimpinan DPR

Kelima pimpinan KPK periode 2019-2023 yang terpilih adalah Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango.

Voting dilakukan oleh 56 anggota Komisi III yang hadir dengan cara melingkari lima dari 10 capim KPK. Setelah masing-masing anggota Komisi III memberikan suara, dilakukanlah penghitungan.

Firli Bahuri tercatat paling banyak mendapatkan suara yakni 56 suara. Disusul Alexander Marwata 53 suara. Kemudian Nurul Ghufron 51 suara, Nawawi Pomolango 50 suara dan Lili Pintauli Siregar 44 suara.

Sedangkan Sigit Danang Joyo mendapat 19 suara dan Luthfi Jayadi Kurniawan hanya 7 suara. Sementara tiga capim KPK tak mendapatkan satu pun suara. Mereka adalah Johanis Tanak, I Nyoman Wara dan Roby Arya Brata.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini