nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saut Situmorang Mundur, Jokowi: Itu Hak Setiap Orang!

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 11:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 337 2104321 saut-situmorang-mundur-jokowi-itu-hak-setiap-orang-jFNDGwOTpB.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat suara soal mundurnya Saut Situmorang sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terpilihnya pimpinan KPK jilid V.

DPR memutuskan Irjen Firli Bahuri menjadi Ketua KPK periode selanjutnya dan empat wakilnya yakni, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, dan Nurul Ghufron.

 Baca juga: Saut Situmorang Mundur dari Wakil Ketua KPK

Menurut Jokowi, mundurnya Saut sebagai komisioner lembaga antirasuah merupakan hak pribadi yang dimiliki setiap warga negara.

"Ya itu hak setiap orang untuk mundur dan tidak mundur adalah hak pribadi seseorang," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

 Baca juga: Saut Situmorang Merespons Para Capim yang Mengkritik KPK

Sebelumnya, pengunduran diri Saut itu diketahui berdasarkan pernyataannya untuk pesan internal KPK dan tersebar di kalangan awak media.

"Saudara saudara yg terkasih dalam nama Tuhan yang mengasihi kita semua ; Ijinkan saya bersama ini menyampaikan bbrp hal sehubungan dengan Pengunduran diri saya sebagai Pimpinan KPK-terhitung mulai Senin 16 September 2019 -masih ada dua kegiatan lagi di Yogya Sabtu Minggu14/15 Sept 2019 - Jelajah Dongeng anti korupsi, al.sbb," kata Saut dalam pesan tertulis tersebut.

Saut menyatakan permohonan maafnya kepada seluruh unsur elemen masyarakat yang ada di dalam lembaga antirasuah. Menurut Saut, kedepannya KPK harus tetap konsisten menjadi lembaga yang profesional dalam memberangus praktik korupsi.

"Saya mohon maaf karena dlm banyak hal memang kita harus bisa membedakan antara Cemen dengan penegakan 9 nilai KPK yang kita miliki ( Jujur, Peduli, Mandiri,Disiplin, Tanggung jawab, Kerja Keras, Sederhana Berani dan Adil) yang kita tanamkan dan ajarkan selama ini, sebagai bagian dari nilai di KPK yaitu RI-KPK (Religius, Integritas, Kepemimpinan, Profesional dan Keadilan). Mari kita pegang itu sampai kapanpun," ujar Saut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini