nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK 2019-2023

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 01:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 13 337 2104224 firli-bahuri-terpilih-jadi-ketua-kpk-2019-2023-4dkBRglyjD.jpeg Prosesi pemilihan pimpinan KPK di Komisi III DPR (Okezone.com/Sarah)

JAKARTA – Komisi III DPR RI selesai memilih lima pimpinan KPK periode 2019-2023. Irjen Firli Bahuri yang meraih suara terbanyak dalam voting tersebut dinobatkan sebagai Ketua KPK yang baru.

Pemilihan lima pimpinan KPK dari 10 calon yang diajukan oleh panitia seleksi digelar melalui voting oleh 56 anggota Komisi III.

Pemilihan berlangsung setelah selesainya uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 capim KPK di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Berdasarkan voting yang dilakukan pimpinan Komisi III dan fraksi-fraksi di DPR, Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua KPK 2019-2023.

 Firli Bahuri

Firli Bahuri (Okezone)

Sementara empat calon lain yakni Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata menjadi wakil ketua.

Baca juga: Firli Bahuri, Capim KPK dari Polri yang Sarat Kontroversi

Ketua Komisi III Azis Syamsuddin yang memimpin rapat sempat memberikan kesempatan kepada fraksi-fraksi untuk menyampaikan pandangan yang berbeda terkait putusan yang dibacakan tersebut.

Karena fraksi yang hadir tak ada yang menyanggah, Azis akhirnya menutup rapat tersebut.

"Atas nama pimpinan dan anggota Komisi III mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan," ucap politikus Partai Golkar itu.

Dalam pemilihan tersebut, ada lima pimpinan KPK terpilih dari 10 calon yang diuji. Mereka adalah;

Alexander Marwata: 53 suara

Lili Pintauli Siregar: 44 suara

Nawawi Nawawi Pomolango: 50 suara

Nurul Nurul Ghufron: 51 suara

Firli Bahuri: 56 suara

Lima capim KPK lain tidak terpilih yakni Sigit Danang Joyo mendapat 19 suara dan Luthfi Jayadi Kurniawan hanya 7 suara.

Sementara tiga lagi sama sekali tak mendapatkan suara alias kosong. Mereka adalah Johanis Tanak, I Nyoman Wara dan Roby Arya Brata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini