nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alexander Marwata Beberkan Pemberhentian Firli Bahuri dari KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 14:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 337 2103961 alexander-marwata-beberkan-pemberhentian-firli-bahuri-dari-kpk-5LC35aTs6i.jpg Alexander Marwata. (Dok Koran Sindo)

JAKARTA – Komisi III DPR RI kembali menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap lima calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Capim KPK petahana, Alexander Marwata menjadi kandidat pertama yang diuji Komisi III DPR.

Dalam kesempatan itu, Alex, sapaan karib Alexander, membeberkan kronologi pemberhentian Irjen Firli Bahuri sebagai Deputi Penindakan KPK. Awalnya, kata Alex, penasihat KPK M Tsani meminta pimpinan untuk membuka dugaan pelanggaran etik Firli ke publik.

"Tapi, pimpinan menyatakan agar kasus (Firli-red) disetop. Pak Agus, saya, dan Bu Basaria katakan begitu. Karena apa, karena Firli ketika ditarik ke Polri itu, kami berlima mengembalikan yang bersangkutan dengan pemberhentian secara hormat, tidak ada catatan lain," kata Alex di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat menjalani fit and proper test di DPR RI (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Menurut Alex, ‎adanya pelanggaran etik berat terhadap Firli Bahuri berdasarkan hasil pemeriksaan pengawas internal dan musyawarah dewan pertimbangan pegawai KPK. Namun, hasil pelanggaran etik berat tersebut belum dilakukan uji dan pemeriksaan.

"Tapi pimpinan sudah klarifikasi ke Firli terkait masalah yang bersangkutan terkait (pertemuan-red) dengan TGB," ucapnya.

Kemudian, kata Alex, Firli telah mengklarifikasi pertemuannya tersebut dengan mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) ‎kepada lima pimpinan KPK. Usai mendapatkan klarifikasi dari Firli, pimpinan KPK sepakat untuk memberikan peringatan.

"Tapi, belum keluar sampai surat peringatan keluar, lalu ada penarikan oleh Kapolri. Yang bersangkutan ditarik Polri," ujarnya.

KPK pun memberhentikan dengan hormat Firli setelah Korps Bhayangkara menariknya kembali. Alex menekankan, surat terakhir yang dikeluarkan KPK untuk Firli yakni surat pemberhentian dengan hormat. Sehingga, belum ada surat yang dikeluarkan dan menyatakan Firli melanggar etik.

Capim KPK Irjen Firli Bahuri. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

"Itu surat terkahir yang dikeluarkan lembaga (KPK-red) terkait Pak Firli. Surat peringatan itu belum ada, faktanya seperti itu," katanya.

Sekadar informasi, KPK menggelar konferensi pers terkait dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri pada Rabu, 11 September 2019, kemarin.‎ Konferensi pers tersebut dihadiri pimpinan KPK, Saut Situmorang, penasihat KPK, Muhammad Tsani, dan Jubir KPK, Febri Diansyah.


Baca Juga : Alexander Marwata Ngaku Tak Tahu Konpers Dugaan Pelanggaran Firli Bahuri

Dalam konferensi pers tersebut, KPK menyatakan capim KPK Irjen Firli Bahuri melanggar kode etik berat ketika menjabat sebagai Deputi Penindakan lembaga rasuah tersebut. Namun, Alex mengaku tidak mengetahui adanya rencana konferensi pers itu.


Baca Juga : Capim Firli Bahuri Bermasalah, Komisi III: KPK Buang Buah Busuk ke Kami!

1
2

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini