nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pukat UGM Soroti Fit and Proper Test Capim KPK Tanpa Panel Ahli

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 08:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 12 337 2103794 pukat-ugm-soroti-fit-and-proper-test-capim-kpk-tanpa-panel-ahli-qkP0YrcrlG.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

JAKARTA – Komisi III DPR RI sudah melaksanakan fit and proper test kepada 5 dari 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, sangat disayangkan karena tanpa kehadiran panel ahli.

Peneliti dari Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman, mengatakan pihaknya turut menyoroti mengapa uji kepatutan dan kelayakan ini tidak melibatkan panel ahli.

Baca juga: Saut Situmorang Merespons Para Capim yang Mengkritik KPK 

"Saya punya catatan fit and proper test di DPR. Fit and proper test dilakukan tanpa panel ahli," ujar Zaenur kepada Okezone, Kamis (12/9/2019).

Ilustrasi pengujian di Komisi III DPR. (Foto: Okezone)

Seharusnya, lanjut dia, dalam melakukan pengujian kepada capim KPK, Komisi III DPR dapat melibatkan panel ahli. Alasannya agar seleksi ini tidak menimbulkan persepsi buruk.

"Misalnya para akademisi, tokoh akademisi, para pakar dan profesional. Sehingga, ketiadaan panel ahli menyebabkan proses seleksi sangat politis," kata Zaenur.

Baca juga: Komisi III DPR Bakal Cecar Capim soal Keberanian Menata Internal KPK 

"Jadi latar belakang alasan politik lebih mengemuka daripada potret profesional dari masing calon," tambahnya.

Sebagaimana diketahui fit and proper test kepada capim KPK dilakukan oleh Komisi III DPR RI. Meski begitu, Komisi III turut menerima masukan dari masyarakat sipil terkait 10 capim KPK.

(han)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini