nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuasa Hukum Nilai Pemanggilan Ketum FPI oleh Polisi Error in Person

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 07:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 337 2103786 kuasa-hukum-nilai-pemanggilan-ketum-fpi-oleh-polisi-error-in-person-3A0UAePMFT.jpg Ketua Umum FPI Sobri Lubis. (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA – Polda Metro Jaya hari ini berencana memanggil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis. Ia akan diminta keterangan terkait kasus dugaan makar.

Merespons hal itu, kuasa hukum dari Sobri Lubis yakni Munarman menilai panggilan yang dilayangkan oleh Polda Metro Jaya sepertinya error in person.

Baca juga: Polda Metro Bakal Periksa Ketum FPI Sobri Lubis Terkait Kasus Makar 

"Sebab dibaca dari surat panggilan, pasal yang dituduhkan adalah makar yang di dalam surat panggilan disebut terjadi di Jalan Kertanegara pada 17 April 2019," kata Munarman ketika dikonfirmasi Okezone, Kamis (12/9/2019).

Ia mengatakan kliennya tidak mengetahui peristiwa makar apa yang terjadi di Jalan Kertanegara pada tanggal tersebut. Sebab, Sobri tidak berada di sana pada hari itu.

Baca juga: Masih di Aceh, Ketum FPI Tak Akan Penuhi Panggilan Polisi 

"Jadi sampai saat ini KH Sobri Lubis bingung dan tidak paham dengan panggilan tersebut," tutur Munarman.

Sekadar diketahui, pemanggilan Sobri Lubis sebagai saksi mengacu pada laporan polisi LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim tanggal 19 April 2019 atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar. Pelapor dalam kasus itu adalah Supriyanto.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini