nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lenis Kogoya Sambut Baik Rencana Jokowi Bangun Istana di Papua

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 05:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 12 337 2103761 lenis-kogoya-sambut-baik-rencana-jokowi-bangun-istana-di-papua-ufbebsmAql.jpg Staf khusus presiden, Lenis Kogoya. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya, menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin membangun Istana Negara di Papua sesuai aspirasi para tokoh Bumi Cenderawasih.

Lenis mengatakan rencana itu adalah hal yang lumrah, sebab istana negara memang sudah ada di beberapa provinsi Indonesia.

Baca juga: Stafsus Jokowi: Siapa pun Korupsi dan Menipu Rakyat Papua Harus Dihukum!

"Memang enggak boleh kalau Papua? Istana kan Jatim ada, Jabar ada, Bogor ada. Lho kita kan bagian dari NKRI, kenapa tidak bisa? Harus ada dong," kata Lenis usai acara FGD Divisi Humas Polri di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 11 September 2019.

Presiden Jokowi bertemu tokoh-tokoh Papua. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Menurut dia, keberadaan istana negara di setiap provinsi akan sangat membantu kinerja presiden saat kunjungan kerja.

Baca juga: Gubernur Papua Pertanyakan "Status" Lenis Kagoya saat Bicara soal Papua

"Presiden ke Papua kan nginap enggak usah di hotel, tidur saja di rumah dinas, kan gitu," ucap Lenis.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyanggupi sejumlah tuntutan tokoh Papua saat melakukan pertemuan di Istana Negara. Misalnya, pembangunan asrama Nusantara, penyelesaian Palapa Ring agar semua anak di Papua menikmati jaringan 4G, pembentukan lembaga adat untuk perempuan dan anak Papua, termasuk pembangunan istana kepresidenan di Papua pada 2020.

"Badan Nasional untuk urus Papua nanti akan saya jawab, kalau usulan tadi sangat anu sekali. Saya masih atur waktu," kata Jokowi saat menerima 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 September.

Jokowi juga menjamin 1.000 mahasiswa atau mahasiswi asal Papua bakal bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jokowi mengatakan bakal menggunakan kewenangannya untuk menempatkan lulusan terbaik Papua, baik dari dalam dan luar negeri, bekerja di perusahaan pelat merah.

Baca juga: Jawab Tudingan Gubernur Papua, Lenis Kogoya: Saya Keturunan Panglima Perang!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini