nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerindra: BJ Habibie Teladan Keseimbangan Ilmu dan Iman

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 21:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103689 gerindra-bj-habibie-teladan-keseimbangan-ilmu-dan-iman-tuyCZD5zmQ.jpg

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid berduka atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie. Menurut Politikus Gerindra tersebut, almarhum Habibie merupakan salah satu sosok yang memiliki visi kuat di bidang Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi (Iptek).

"Sebagai presiden, Habibie adalah sosok yang mempunyai visi kuat terhadap prestasi bangsa Indonesia dalam bidang iptek untuk menuju kemandirian dan kedaulatan dalam berbangsa dan bernegara," kata Sodik kepada Okezone, Rabu (11/9/2019).

Tak hany‎a di bidang Iptek, kata Sodik, almarhum BJ Habibie juga merupakan salah satu sosok orang yang mewakili jati diri bangsa Indonesia. Sebab, dia memiliki keseimbangan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Jokowi Akan Pimpin Upacara Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata

"BJ habibibie salah satu model sosok atau jati diri bangsa Indonesia karena keseimbangan antara iman dan takwa yang kuat, dengan penguasaan iptek yang sangat mumpuni. Keseimbangan antara pengalaman hidup dengan nilai budaya barat tapi komitmen yang tinggi kepada budaya dan nilai Pancasila," ungkapnya.

Sodik juga berpandangan bawa Habibie salah satu Presiden yang berhasil membawa Indonesia di masa transisi. Habibie, katanya, mampu melakukan reformasi di segala bidang mulai dari kebebasan pers hingga penyelematan Indonesia dari keterpurukan ekonomi.

"BJ Habibie mampu melakukan reformasi dalam berbagai bidang sesuai amanat reformasi seperti kebebasan bidang pers, bidang hukum,bidang demokrasi. Termasuk di dalamnya penyelematan ekonomi dari krisis ekonomi dan penyelamatan nilai rupiah yang saat itu sangat rendah," ucapnya.

Habibie Wafat

Sodik berujar bahwa Habibie mempunyai peranan yang sangat kuat ketika orde baru. Atas semua jasanya, kata Sodik, masyarakat Indonesia pasti sangat kehilangan sosok Habibie.

"Bangsa Indonesia menyampaikan rasa duka yang mendalam, penghormatan yang tinggi serta berdoa semoga Allah SWT memberi tempat terbaik sesuai karya dan amalnya," tandasnya.

Sekadar informasi, Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada sore ini. Habibie‎ meninggal pada pukul 18.05 setelah dilakukan perawatan intensif.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini