nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Romahurmuziy Minta Dipindahkan ke Lapas Cipinang

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 17:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103553 romahurmuziy-minta-dipindahkan-ke-lapas-cipinang-zMckHYXhD7.jpg Pemeriksaan di KPK, Romahurmuziy Lampar Senyum di Dalam Mobil Tahanan (foto: Okezone)

JAKARTA - Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi meminta untuk dipindahkan penahanannya dari Rutan KPK ke LP Cipinang, Jakarta Timur. Alasannya keinginan itu sudah disampaikan ke Majelis Hakim.

"Kami minta terdakwa penahannanya dari Gedung KPK ke LP Cipinang karena ada beberapa pertimbangan yang sudah kami sampaikan secara tertulis," kata kuasa hukum Romi, Maqdir Ismail di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Menag Kabulkan Perintah Romi Loloskan Haris Hasanuddin dalam Proses Seleksi 

Romi menambahkan, keinginan pindah ruang tahanan itu lantaran kondisi Rutan KPK yang menurutnya tidak layak dan nyaman dalam melaksanakan aktivitas.

Pemeriksaan Perdana, Romahurmuziy Tebar Senyum di Dalam Mobil Tahanan 

"Sebenarnya yang menjadi persoalan utama adalah sangat terbatasnya ruangan saat ini hanya 4x7 meter digunakan untuk 25 orang sekaligus tempat ibadah, nonton tv, main remi, dan juga untuk makan dan juga untuk bersosialisasi sehingga memang.

Satu ruangan 25 orang untuk ukuran 4x7 meter sehingga kami gabisa konsentrasi dalam beribadah terutama itu," papar Romi dikesempatan yang sama.

Dalam perkara ini, Romi sebelumnya juga didakwa bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah menerima uang senilai Rp325 juta terkait kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Romi dan Menag Lukman disebut telah menerima uang itu dari terpidana Haris Hasanuddin berkaitan dengan proses pengangkatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Baca Juga: Romi Juga Didakwa Terima Uang Rp91,4 Juta dari Muafaq Wirahadi 

Romi juga didakwa telah menerima uang sebanyak Rp91,4 juta dari terpidana Muafaq Wirahadi agar dijadikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Atas perbuatannya, Romi didakwa melanggar Pasal Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini