nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capim Lili Curhat ke Komisi III soal Buruknya Pola Komunikasi KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 16:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103523 capim-lili-curhat-ke-komisi-iii-soal-buruknya-pola-komunikasi-kpk-bAkijsLZ09.jpg Lili Pintauli Siregar sedang menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI (Foto: Sindo)

JAKARTA - Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar menjelaskan peran-peran dan tugasnya ketika menjabat sebagai pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Kunci (LPSK) yang berhubungan dengan lembaga antirasuah.

Dia mencurahkan isi hatinnya (curhat) kalau pernah kesulitan berkomunikasi dengan komisioner KPK saat menjabat pimpinan LPSK. Padahal, LPSK merupakan lembaga yang salah satunya melindungi para saksi dan korban dari KPK.‎

"Bahkan, para Anggota LPSK yang terpilih sekarang belum bisa bertemu dengan pimpinan KPK. Saya sepuluh tahun jadi LPSK juga kesulitan," ujar Lili saat menjalani ‎fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebagai Capim KPK di ruang rapat Komisi III DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Capim KPK Lili Pintauli Akui Harta Kekayaannya Rp700 Juta, Bukan 70 Juta 

KPK

Berdasarkan pengakuan Lili, dirinya pernah melakukan jemput bola untuk melakukan perlindungan terhadap saksi di salah satu kasus yang sedang ditangani oleh KPK. Kata Lili, LPSK saat itu langsung mencari alat serta nomor telepon saksi tersebut.

Namun, sambungnya, KPK justru malah memberi respons yang tidak enak atas tindakan jemput bola tersebut. Padahal, tekan Lili, seharusnya KPK membuka ruang untuk LPSK melindungi saksi-saksinya.

‎"Kita mendapatkan akses dan alamat yang tidak diberi KPK. Saat kita berkomunikasi dengan KPK, KPK bilang Anda dapat dari mana. Kalau seperti itu susah berkolaborasi dengan KPK," katanya.

Lili pun berjanji akan memperbaiki komunikasi dengan LPSK jika nantinya terpilih sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023.‎ Sehingga, hak-hak para saksi yang ada di KPK bisa terpenuhi.

"Saya masuk ke KPK untuk mencoba memperbaiki dengan KPK. Sehingga orang-orang yang berstatus sebagai justice collaborator dan saksi supaya haknya terpenuhi," ujarnya.

Baca Juga: Desmond Anggap Pernyataan Capim KPK Nawawi Hanya Omong Kosong 

(Ari)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini