nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Internet di Jayapura, Manokwari dan Sorong Masih Diblokir

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 11 September 2019 15:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103505 internet-di-jayapura-manokwari-dan-sorong-masih-diblokir-Ilcv4Z8rWJ.jpg Menkominfo Rudiantara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah masih memblokir internet di empat kabupaten kota yang ada di Papua dan Papua Barat. Sebelumnya pembatasan penggunaan internet di Bumi Cendrawasih mulai dibuka kembali setelah situasi kemanan mulai kondusif pada 5 September 2019.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, empat kabupaten dan kota yang internetnya masih diblokir yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Kemudian Manokwari dan Sorong, Papua Barat.

"Kalau nggak salah tinggal 4 kabupaten kota, Jayapura kota sama kabupaten, terus Manokwari sama Sorong. Yang masih dibatasi, yang lain sudah tidak dibatasi," ujar Rudiantara di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Ilustrasi

Rudiantara menyatakan bahwa situasi kemanan di Papua dan Papua Barat sudah berangsur kondusif sejak adanya demo yang berujung kerusuhan pada 19 Agustus 2019 lalu.

Kominfo terlebih dahulu membuka 25 dari 29 daerah yang dilakukan pemblokiran di kabupatan dan kota Papua dan Papua Barat. Adapun daerah yang sudah bisa mengaksese internet itu yakni Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, dan Mappi. Kemudian Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Nabire.

Baca Juga: Jokowi: Palapa Ring Selesai Tahun Ini, Tanah Papua 4G Semua!

Sedangkan 11 dari 13 kabupaten-kota di Papua Barat yang sudah dibuka akses layanan internetnya yaitu Fak Fak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Sorong.

"Pihak keamanan yang lain juga maupun intelijen memberikan informasi merekomendasikan pengurangan dari kabupaten dan kota yang dibatasi," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini