Share

Didakwa Terima Suap Rp325 Juta Bersama Menag Lukman, Romi Ajukan Eksepsi

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 11 September 2019 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 11 337 2103463 didakwa-terima-suap-rp325-juta-bersama-menag-lukman-romi-ajukan-eksepsi-QeXGRLCiaD.jpg Romahurmuziy (Romi). (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) mengajukan nota keberatan atau eksepsi terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam sidang kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Romi mengajukan keberatan soal dakwaan yang menyebut bahwa dirinya bersama dengan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin telah menerima uang Rp325 juta dari terpidana Haris Hasanuddin.

"Karena ada beberapa hal yang belum dimengerti, izinkan saya ajukan nota keberatan sendiri, nanti penasihat hukum juga ada ajukan nota keberatan," kata Romi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Romi menjelaskan, pengajuan eksepsi itu lantaran dirinya masih kurang memahami konstruksi dakwaan yang disusun oleh penuntut lembaga antirasuah.

"Di dakwaan, saya didakwa bersama Menag, namun dalam uraian saya membantu Haris. Jadi saya ini bantu Lukman Hakim atau bantu Haris. Jadi saya ini bantu siapa? Karena dalam dakwaan saya bantu Lukman, tetapi di uraian saya bantu Haris, itu ada di halaman 6 dan 7 yang mulia," papar Romi.

Sementara Kuasa Hukum Romi, Maqdir Ismail meminta Majelis Hakim untuk memberikan waktu yang cukup panjang guna menyusun nota pembelaan. Hakim memberikan waktu satu minggu untuk Romi dan kuasa hukumnya menyusun eksepsi. Pembacaan keberatan akan digelar pada 18 September mendatang.

Pemeriksaan Perdana, Romahurmuziy Tebar Senyum di Dalam Mobil Tahanan

"Kami mohon waktu yang cukup untuk susun nota keberatan. Kami minta waktu cukup panjang," tutur Maqdir di kesempatan yang sama.

Dalam perkara ini, Romi sebelumnya juga didakwa bersama Lukman Hakim telah menerima uang senilai Rp325 juta terkait kasus dugaan jual-beli jabatan di Kemenag.

Romi dan Menag Lukman disebut telah menerima uang itu dari terpidana Haris Hasanuddin berkaitan dengan proses pengangkatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Romi juga didakwa telah menerima uang sebanyak Rp91,4 juta dari terpidana Muafaq Wirahadi agar dijadikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Atas perbuatannya, Romi didakwa melanggar Pasal Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini