nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capim Nawawi Pomolango Kritisi Keberadaan Wadah Pegawai KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103448 capim-nawawi-pomolango-kritisi-keberadaan-wadah-pegawai-kpk-rygkXbca4o.JPG Capim KPK, Nawawi Pomolango (Foto: Ist)

JAKARTA - ‎Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengkritisi keberadaan Wadah Pegawai (WP) di lembaga antirasuah. Nawawi menganggap WP KPK yang ada saat ini melenceng dari aturan Perundang-undangan tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya setuju dengan ungkapan yang dipakai wakil ketua DPR, wadah pegawai ini sepertinya sudah di luar dari kebijakan ASN, di luar konsep. Kita tidak punya konsep birokrasi seperti itu," kata Nawawi di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Ia mengaku sepakat dengan adanya usulan pegawai KPK agar berstatus sebagai ASN yang tunduk pada Undang-Undang. Dirinya mem‎inta agar pegawai KPK nantinya tunduk terhadap kebijakan pemerintah.

"Bagaimana mungkin struktur birokrasi negara seakan-akan beroposisi dengan kebijakan politik pemerintah. Ketika dibentuk (KPK) 2002 seperti itu seakan di awang-awang, jadi mereka merasa seperti di awan-awan," tuturnya.

Gedung Merah Putih KPK

Nawawi yang berlatar belakang sebagai hakim tindak pidana korupsi juga menyoroti kelemahan rekrutmen penyelidik, penyidik, penuntut di KPK. Dia merasa heran dengan adanya penyelidik ataupun penyidik yang bukan berasal dari Polri. Padahal, katanya, seorang polisi butuh waktu lama untuk menjadi penyidik.

"Bagaimana orang yang tidak punya background tindakan penyelidikan, penyidikan tiba-tiba disuruh melakukan tugas itu sedangkan di kepolisian berapa waktu untuk jadi penyidik," ucap Nawawi.

Nawawi merupakan capim KPK pertama yang menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Selain Nawawi, akan ada empat kandidat lagi yang menjalani fit and proper test hari ini yaitu, ‎Lili Pintauli Siregar, Sigit Danang Joyo, Nurul Ghufron dan I Nyoman Wara.

(put)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini