nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Romi Juga Didakwa Terima Uang Rp91,4 Juta dari Muafaq Wirahadi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 14:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103444 romi-juga-didakwa-terima-uang-rp91-4-juta-dari-muafaq-wirahadi-2mp98Ak2hl.jpg Romahurmuzy (foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga menyebut bahwa eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi telah menerima uang sebanyak Rp91,4 juta dari terpidana Muafaq Wirahadi terkait.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU KPK, uang itu diterima Romi terkait kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) RI. Muafaq memberikan dana itu agar dijadikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

"Terdakwa mengetahui uang itu diberikan untuk melakukan intervensi baik langsung atau tidak untuk pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik," kata JPU KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Romi dan Menag Lukman Didakwa Terima Uang Rp325 Juta

Dalam dakwaan itu, Muafaq menemui Romi di Hotel Surabaya pada medio bulan Oktober 2018 lalu. Pada pertemuan itu, Muafaq meminta agar Romi membantu segala hal guna mendapatkan jabatan itu.

"Terdakwa pun menyanggupi permintaan dari Muafaq tersebut," ujar JPU KPK.

Pada prosesnya, Romi pun meminta kepada Sekjen Kemenag RI Mohamad Nur Kholis Setiawan untuk menerbitkan surat keputusan pengakatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Baca juga: Romahurmuziy Jalani Sidang Dakwaan Hari ini

"Semula Muafaq tidak diusulkan menjadi salah satu calon Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik," ucap JPU KPK.

Dengan begitu, Muafaq pun secara lancar diangkat sebagai pemangku jabatan itu. Setelah resmi menjabat, Muafaq menemui Romi di Hotel Bumi Surabaya pada 15 Maret 2019 dengan membawa uang Rp50 juta.

"Uang itu diberikan ke terdakwa sebagai kompensasi atas bantuan terdakwa," tutur JPU KPK.

Dalam perkara ini, Romi sebelumnya juga didakwa bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah menerima uang senilai Rp325 juta terkait kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Romi dan Menag Lukman disebut telah menerima uang itu dari terpidana Haris Hasanuddin berkaitan dengan proses pengangkatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Atas perbuatannya, Romi didakwa melanggar Pasal Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini