nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Ajudan Sekda Jabar Iwa Karniwa Diperiksa KPK

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 10:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 11 337 2103341 2-ajudan-sekda-jabar-iwa-karniwa-diperiksa-kpk-IViwup31DM.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua ajudan Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK)‎ dalam kasus suap dugaan pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.

Kedua ajudan bernama Nurhakim dan Iman itu akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Iwa Karniwa.

Baca Juga: KPK Periksa Kabid Fisik Bappeda Jabar Terkait Suap Meikarta 

Kasus Suap Meikarta, KPK Periksa Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Secara paralel, penyidik lembaga antirasuah juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi lainnya. Mereka adalah, PNS atau Sekretariat Pribadi Sekda Jabar Dian Purnama, dan ibu rumah tangga Eva.

"Mereka juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa," tutur Febri.

KPK telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) non-aktif Pemprov Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK) sebagai tersangka pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin mega proyek Meikarta di Cikarang.

Iwa Karniwa diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta.

Selain Iwa, KPK telah menetapkan mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara ini.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Meikarta 

Bartholomeus diduga bersama-sama dengan terpidana kasus korupsi ini yaitu, Billy Sindoro, Henry Jasmen, Taryudi, serta Fitra Djaja Purnama berupaya meloloskan Izin Pemanfaatan Penggunaan Tanah (IPPT) terkait pembangunan proyek Meikarta.‎

Mereka diduga menyuap mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sebesar Rp10,5 miliar yang uangnya disinyalir berasal dari PT Lippo Cikarang. Uang tersebut untuk mengurus IPPT terkait pembangunan proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini