nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Libatkan 5 Kendaraan

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 10 September 2019 16:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 10 337 2103040 kecelakaan-beruntun-di-tol-cipularang-libatkan-5-kendaraan-JMcqAgPIVb.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

BANDUNG - Kecelakaan kembali terjadi di KM 92 tol Cipularang, arah Jakarta, pada Selasa (10/9/2019). Kecelakaan sendiri terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakan tersebut.

"Ada korban luka sebanyak dua orang," kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Dwi Winarsa, saat dikonfirmasi, melalui pesan singkatnya.

Baca Juga: Lagi, Kecelakaan Terjadi di Tol Cipularang 1 Truk Terbakar 

Pada insiden ini, kecelakaan melibatkan dua kontainer dan tiga kendaraan kecil. Lalu lintas di lajur tol Cipularang arah Jakarta sempat tertutup akibat kontainer melintang di lajur 1 dan lajur 2. Namun, akhirnya dievakuasi ke bahu jalan, sehingga saat ini kedua lajur di lokasi kejadian telah dapat dilewati oleh pengguna jalan.

"Saat ini, lokasi kejadian sudah dapat di lewati," katanya.

 Ilustrasi

Banyaknya kecelakaan terjadi pada ruas KM 90 hingga 100 Cipularang, lantaran kontur jalan yang menurun sangat tajam pada arah Jakarta dan tanjakan curam pada arah Bandung menjadikan beberapa pengendara sulit mengendalikan kendaraannya.

Baca Juga: Petugas Evakuasi Truk Kontainer yang Terbakar di Tol Cipularang 

Selain itu, pada KM 92-KM 93 dari arah Jakarta terdapat dua tikungan tajam dengan sudut sekira 80°. Tikungan itu berada setelah jalan menurun dengan kecuraman sekira 20°.

Belum lagi, sepanjang KM 95 jalan tol terbentang lurus sehingga bisa menimbulkan kantuk bagi pengemudi. Kemudian, titik KM 96-KM 97 dianggap titik rawan karena kontur jalan yang menurun dengan kecuraman sekira 20° dan ada tikungan tajam dengan sudut sekira 80°.

Kemudian pada KM 101-KM 103 jalanan terbentang lurus namun sambungan jembatan lebih rendah dibanding jalan utama sehingga memicu genangan air. Kondisi ini membuat kecelakaan rawan terjadi karena bisa menyebabkan kendaraan mudah hilang keseimbangan.

Terakhir, di KM 104 terdapat tikungan tajam dengan sudut kemiringan sudut sekira 80° sehingga rawan memicu kecelakaan bilamana pengendara tidak berhati-hati.

Kecelakaan terakhir yang tercatat, yakni terjadi di KM 91 arah Jakarta. Sebanyak 20 kendaraan terlibat kecelakaan yang menyebabkan 8 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka.

Kecelakaan dipicu akibat adanya kendaraan truk dump yang kelebihan muatan mengakibatkan pengemudinya tidak dapat mengendalikan kendaraannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini