nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tokoh Lintas Agama Sepakat Tolak Revisi UU KPK

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 13:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 10 337 2102938 tokoh-lintas-agama-sepakat-tolak-revisi-uu-kpk-BQ0bmviQiW.jpg Tokoh lintas agama di KPK (foto: Okezone.com/Putera)

JAKARTA - Para perwakilan tokoh agama Islam, Budha, Kristen, Hindu dan Konghucu sepakat untuk menolak dilakukannya revisi Undang-Undang (UU) KPK. Pasalnya, dengan adanya rencana pembahasan itu di DPR, maka kedepannya KPK dinilai akan lemah dalam melakukan penegakan hukum terkait korupsi.

"Kami menyerukan pada umat bahwa Revisi UU KPK ini harus ditolak dan harus digaungkan. Kami mengimbau umat Islam khusus Nadhiyin agar menggaungkan menolak revisi UU KPK," kata Lakpesdam PBNU, Ubaidillah saat jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

 Baca juga: Revisi UU KPK, Posisi Jokowi Penyelamat atau Pembunuh KPK?

KPK

Semenrara itu, Konferensi Waligereja Indonesia Romo Heri meminta kepada seluruh pihak juga menyerukan hal yang sama soal penolakan revisi UU KPK.

"Justru umat bergerak duluan. Rakyat mendukung KPK dengan menolak Revisi UU KPK yang akan melemahkan institusi KPK," ujar Romo Heri.

 Baca juga: Pukat UGM: Jika Revisi UU Disahkan, KPK Kehilangan Independensi

Senada, perwakilan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Yanto Jaya mengatakan bahwa semua masyarakat diyakaninya tidak ingin ada upaya pelemahan terhadap KPK.

"KPK harus lebih baik. Kami mendukung KPK menolak UU KPK," ujar Yanto Jaya.

Kemudian, perwakilan dari Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Peter Lesmana menuturkan bahwa pihaknya juga mengimbau umat Konghucu untuk menolak revisi UU KPK.

"Bahwa kita semua tahu. Kami dari umat Konghucu Indonesia mengimbau untuk senantiasa mendukung KPK menolak revisi UU yang melemahkan KPK," kata Peter Lesmana.

 KPK

Selanjutnya, dari Umat Budha Indonesia (Walubi) Suhadi mengimbau semua umat agama di Indonesia untuk senantiasa mengupayakan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satunya dengan menolak upaya pelemahan terhadap pemberantasan korupsi.

"Tampil rukun bersatu, insan-insan yang punya integritas untuk mendukung upaya-upaya yang baik menuju pencapaian bagi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutup Suhadi.

1
2

Berita Terkait

Revisi UU KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini