nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI Siapkan 2 Hercules Jemput Mahasiswa Papua yang Mudik saat Kerusuhan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 09 September 2019 19:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 09 337 2102638 tni-siapkan-2-hercules-jemput-mahasiswa-papua-yang-mudik-saat-kerusuhan-Kr7eoYGS51.jpg Menko Polhukam Wiranto saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (9/9/2019). (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebutkan ada sekira 835 mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di daerah lain.

Oleh sebab itu, Wiranto mengatakan, TNI akan menjamin para mahasiswa Papua yang sudah kembali ke tanah kelahirannya supaya tidak mengalami kesulitan transportasi untuk kembali ke daerah tempat mereka menempuh pendidikan.

“Panglima TNI sudah menjamin agar tidak ada kesulitan transportasi. Beliau telah menyediakan 2 Hercules C130 untuk mengangkut adik-adik kita, anak-anak kita kembali ke studi,” ujar Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Sekadar diketahui, saat meletus kerusuhan di Papua, sejumlah mahasiswa daerah tersebut yang studi di daerah lain kembali ke Bumi Cenderawasih.

Menkopolhukam Wiranto Paparkan Kondisi Terkini di Papua

Menurut Wiranto, kepulangan para mahasiswa Papua ke tempat asalnya dari berbagai daerah itu lantaran adanya hasutan. Mereka pulang ke Papua karena kekhawatiran para orangtua dari mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar pulau.

“Ada informasi bahwa mereka tetap belajar di tempat mereka belajar akan ada tekanan, akan ada ancaman keselamatan, keselamatan tidak terjamin karena kemungkinan ada balas dendam, itu kabar burung, itu hoaks. Itu hasutan provokasi,” tuturnya.


Baca Juga : Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Diteror Ular, Wiranto: Usaha Memprovokasi

Lebih lanjut Wiranto berharap, ratusan mahasiwa asal Papua tersebut kembali ke daerah masing-masing tempat menempuh pendidikan, dan pihaknya pun menjamin keamanan dan perlindungan untuk mereka.

“Yang belum kembali jangan kembali, yang sudah kembali ke Papua-Papua Barat balik lagi untuk melanjutkan studi mereka,” tutur Wiranto.


Baca Juga : Wiranto Sebut 6.500 TNI-Polri Dikirim ke Papua Bukan untuk Menakuti Rakyat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini