nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Diminta Buktikan Keterlibatan Sel ISIS dalam Kerusuhan Papua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 08 September 2019 08:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 08 337 2102047 pemerintah-diminta-buktikan-keterlibatan-sel-isis-dalam-kerusuhan-papua-o4rmFZLIhi.jpg Demo mahasiswa dan pemuda Papua di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/8/2019). (Foto : Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Pemerintah diminta untuk membongkar keterlibatan kelompok terafiliasi ISIS yang dinilai turut serta dalam kerusuhan di Papua dalam beberapa waktu belakangan. Hal itu harus dibuktikan dan tidak sekadar disampaikan semata.

"Tentang keterlibatan ISIS seperti yang dikatakan tersebut silahkan saja dibuktikan. Jangan hanya sekedar disampaikan. Silakan dibongkar. Kalau saya secara pribadi sangat meragukan hal tersebut," kata Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (8/9/2019).

Sementara itu, pengamat terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak, menyatakan pernyataan tentang keterlibatan kelompok terafiliasi ISIS yang turut serta dalam kerusuhan di Papua mesti dibuktikan.

Menurut Zaki, jika pemerintah tidak memberi bukti tentang keterlibatan kelompok terafiliasi ISIS, itu bertendensi memberikan stigma negatif terhadap aksi-aksi yang dilakukan masyarakat Papua.

Gelar Aksi Damai untuk Papua di Surabaya (foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

"Jika tanpa bukti maka ada tendensi Menhan (Ryamizard Ryacudu-red) memberi stigma negatif terhadap aksi-aksi yang dilakukan masyarakat Papua. Persepsi ini yang sekarang berkembang. Bukannya berusaha menyelesaikan akar masalah di Papua, tapi justru mencari kambing hitam," ucapnya kepada Okezone.

Namun, Zaki mengatakan, kepolisian sejak beberapa bulan lalu memang telah mensinyalir ada sel Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung pimpinan Abu Faisa yang menjadikan Papua tempat latihan perang atau i'dad.


Baca Juga : Polisi Sebut Veronica Koman Berada di Negara Tetangga

"Polisi menyebut lokasinya di kabupaten Keerom dan Kabupaten Merauke. Apakah kelompok JAD ini menunggangi 'rusuh' Papua? pemerintah harus membuktikan," tutur Zaki.

Sebelumnya, dalam rapat dengan Komisi I DPR, Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan ada beberapa kelompok yang terlibat dalam kerusuhan Papua. Bahkan, salah satunya terafilisi dengan ISIS.


Baca Juga : Soal ISIS Ada di Papua, DPR: Kenapa Intelijen Lengah?

(erh)

Berita Terkait

papua

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini