Abraham Samad Sebut 10 Capim KPK Cacat Yuridis

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Minggu 08 September 2019 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 07 337 2101986 abraham-samad-sebut-10-capim-kpk-cacat-yuridis-8t4htFYqor.jpg Abraham Samad (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad menganggap hasil seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK yang saat ini cacat yuridis. Salah satunya, karena mereka tak menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)

"Kemarin panitia seleksi (pansel) Capim KPK enggak mensyaratkan LHKPN itu. Orang bisa saja mendaftarkan tanpa menyampaikan LHKPN dan itu berarti dia telah melakukan pelanggaran hukum dalam merekrut, seleksi itu. Makanya cacat yuridis hasilnya," ujar Samad di D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019).

Baca Juga: Awal Pekan Depan Komisi III DPR Fit and Proper Test 10 Capim KPK 

Samad mengatakan, seharusnya Pansel Capim KPK harus merujuk pada Pasal 29 huruf k Undang-Undang tentang KPK terkait LHKPN. Sehingga penyampaian LHKPN sebelum masa seleksi dianggap tidak perlu dipenuhi.

 KPK

Apalagi berdasarkan penelusuran KPK terhadap 10 Capim yang sudah disahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memenuhi LHKPN. Bahkan, ada juga yang di antaranya masih dalam proses penegakan kode etik di lembaga antirasuah.

Karena itulah, Samad menilai semua keputusan berada di tangan Presiden Jokowi karena bisa saja ia mengembalikan nama itu ke Pansel dan begitu juga DPR bisa aja menolak calon yang ada.

"Tapi menurut saya yang paling tepat adalah presiden membentuk Pansel baru atau kalau DPR paham UU maka DPR harus tolak karena itu cacat yuridis," ujarnya.

Baca Juga: Sigit Danang Joyo, Anak Buah Sri Mulyani yang Masuk 10 Capim KPK 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini