nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Penusukan Santri di Cirebon Versi Polisi

Fathnur Rohman, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 19:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 07 337 2101914 kronologi-penusukan-santri-di-cirebon-versi-polisi-OBeVXULLhc.jpg Ilustrasi Kasus Penusukan (foto: Shutterstock)

CIREBON - Nasib nahas harus dialami oleh seorang santri bernama M. Rozian asal Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ia meninggal dunia setelah ditusuk orang tidak dikenal pada Jumat 6 September 2019 malam, di Jalan Cipto Kota Cirebon, Jawa Barat.

Berdasarkan Informasi dari pihak Kepolisian, kejadian tersebut berawal saat Rozian ditemani kawannya hendak menunggu kedatangan ibunya dari Kalimantan. Ia dan sang ibu memang sengaja membuat janji untuk bertemu di Jalan Cipto Kota Cirebon, Jawa Barat.

Baca Juga: Usai Ikut Pawai Keliling, Pria Ini Dihujani Tusukan hingga Kritis 

Pada pukul 20.30 sampai dengan 21.00 WIB, tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenal menghampiri Rozian beserta kawannya. Saat itu, salah seorang dengan ciri-ciri menggunakan kaos putih dan memakai celana jins, dengan tato di lehernya, mendadak menuduh Rozian sudah memukuli teman dari lelaki bertato tersebut.

Ketika salah satu orang tidak dikenal itu menuduh Rozian, kawan Rozian bernama Qisthan Ghazi kemudian mencoba meminta bantuan kepada orang-orang yang ada di sekitar lokasi. Hal tersebut Qisthan lakukan, karena lelaki bertato tadi membawa senjata tajam jenis pisau dan sedang diarahkan kepada Rozian.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Setelah mencari bantuan, Qisthan sudah mendapati Rozian tergeletak dengan mengeluarkan darah dari mulut dan dadanya. Rozian diduga telah ditusuk menggunakan pisau oleh lelaki bertato tadi.

Tidak lama berselang, Ibu Rozian datang dan terkejut saat melihat anak kandungnya tergeletak dengan luka tusuk di dada sebelah kanan. Rozian pun lalu dibawa ke RS Gunungjati Kota Cirebon, agar segera mendapat pertolongan.

Akan tetapi, nyawa Rozian tidak bisa diselamatkan akibat ia kehilangan banyak darah setelah mendapat luka tusuk.

Sementara Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan tersebut.

"Kami sedang dalam penyelidikan," kata Roland, Sabtu (7/9/2019).

Diungkapkan Roland, jika pelaku penusukan itu diperkirakan berjumlah satu orang. Pihaknya hingga saat ini sedang mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

"Kami sedang mencari informasi baik dari saksi maupun rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini