Pemerintah Diminta Tuntaskan Kasus Rasial dan Provokasi di Papua

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 06 September 2019 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 06 337 2101587 pemerintah-diminta-tuntaskan-kasus-rasial-dan-provokasi-di-papua-4bYBD5CvYN.jpg Garda Mahasiswa Tanah Air Mendorong Pemerintah Menyelesaikan Kasus Rasial di Papua (foto: Okezone/Fardiansyah)

JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Garda Mahasiswa Tanah Air menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak kasus pelanggaran rasial terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya dapat ditindak dengan tegas.

"Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas tindakan diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Malang dan Makassar," kata Koordinator Lapangan Garda Mahasiswa Tanah Air, Ferdio di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga: Tiga Kelompok Pro ISIS di Papua Rekrut Pendatang Jadi Anggota 

Presiden Jokowi Santap Siang Bareng Pemenang Festival Gapura asal Papua

Ferdio juga meminta agar dapat mengungkap para dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat segera ditangkap. Selain itu pemerintah juga diminta untuk dapat menindak pihak asing yang ikut bermain dalam kerusuhan tersebut.

"Mendorong Pemerintah Indonesia untuk menindak tegas dalang kerusuhan di Tanah Papua, kemudian kami mendorong juga agar pemerintah Indonesia mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak Negara lain dalam kerusuhan di Tanah Papua, dan mendorong Pemerintah Indonesia untuk menolak intervensi dari Negara lain dalam penyelesaian persoalan di Tanah Papua," ujarnya.

Baca Juga: Posting Konten Berbau SARA Terkait Papua, Warga Makassar Ditangkap 

Terakhir Garda Mahasiswa Tanah Air meminta jaminan agar situasi di Bumi Cendrawasih kondusif, sehingga masyarakat Papua bisa beraktivitas tanpa ada rasa ketakutan.

"Mendorong Pemerintah Indonesia untuk menciptakan situasi aman dan damai di Tanah Papua, kami dari Garda Mahasiswa Tanah Air mendorong Presiden RI, Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat serta para Kepala Daerah di Papua untuk melakukan dialog dan mendengar aspirasi dari masyarakat serta aparat keamanan harus ada upaya-upaya preventif sehingga tidak ada lagi aksi kerusuhan lebih lanjut," tutupnya.

(fid)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini