nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Dalami Penyebab Kematian Anggota Polsek Arosbaya Bangkalan

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 18:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 06 337 2101583 polisi-dalami-penyebab-kematian-anggota-polsek-arosbaya-bangkalan-ZBuNHaPX00.jpg Ilustrasi Penembakan (foto: Shutterstock)

SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) terus mendalami apa yang menyebabkan anggota polsek Arosbaya, Brigpol I Dewa Gede Alit Wirayuda, tewas. Bahkan polisi juga mendalami dari sisi psilogisnya.

Apakah kematian Alit disebabkan dari faktor psikologis atau ada hal yang lain. Di samping mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi dan melakukan autopsi pada jenazah, polisi juga melakukan pemetaan latar belakangnya.

Baca Juga: Anggota Polsek Arosbaya Bangkalan Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ilustrasi (foto: Shutterstock)

Apakah korban ada persoalan sebelumnya meninggal atau tidak. Sehingga nanti akan bisa disimpulkan apa sebenarnya yang melatarbelakangi adanya peristiwa tersebut.

"Kita masih mendalami apakah disebabkan oleh faktor psikologis atau karena hal yang lain. Kami melakukan pemetaan apa latar belakangnya," terang Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jawa Timur, AKBP Said Rivai, Jumat (6/9/2019).

Menurut Said, kematian korban diduga karena bunuh diri untuk saat ini. Namun penyebab secara pasti kematiannya polisi masih menunggu hasil dari autopsi. Pihaknya berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali.

"Kami masih melakukan pendalaman, InsyaAllah nanti bisa ditemukan (penyebab kematiannya) dari sisi psikologis," tandas Said.

Baca Juga: Anggota Polsek Arosbaya Bangkalan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala 

Seperti diketahui, anggota polsek Arosbaya, Brigpol I Dewa Gede Alit Wirayuda, ditemukan tewas di belakang halaman mapolsek Arosbaya, Jalan Raya Tengket 01 Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura pada 5 September 2019 malam.

Korban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi mengalami luka tembak pada bagian kening kanan tembus ke kening sebelah kiri. Tangan kanan korban masih memegang senjata api dinas laras pendek jenis refolver yang berisi peluru 4 butir serta satu selongsong.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini