nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Kelompok Pro ISIS di Papua Rekrut Pendatang Jadi Anggota

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 17:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 06 337 2101538 tiga-kelompok-pro-isis-di-papua-rekrut-pendatang-jadi-anggota-2ItqYoHUrG.jpg ISIS (Islamic Social Media)

JAKARTA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan ISIS ikut menyerukan jihad di Tanah Papua. Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Al Chaidar menyebutkan, ada tiga kelompok berafilisasi ke ISIS di Papua sekarang.

"Keberadaan mereka ada sejak 2016,” kata Al Chaidar kepada Okezone, Jumat (6/9/2019).

Menurut dia, ketiga kelompok teror yang ada di Papua saat ini adalah Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

 Terorisme

Chaidar mengatakan kelompok yang berbaiat ke ISIS itu sudah merekrut beberapa pekerja pendatang di Papua. “Untuk bergabung dengan MIT dan juga JAT dan beberapa ada juga yang JAD," ujarnya.

Baca juga: Menhan: Ada Kelompok di Papua Berafiliasi dengan ISIS, Serukan Jihad saat Kerusuhan

Dia mengatakan MIT, JAT dan JAD tidak masuk ke Papua secara langsung, mengingat Papua dikenal sebagai Tanah Injil dengan mayoritas penduduknya Nasrani. Tapi, mereka merekrut anggota warga pendatang yang bekerja di Papua untuk menjadi anggota.

"Mereka bukan memasuki Papua, tapi ada beberapa pekerja luar Papua yang bekerja di Papua dan kemudian masuk ke ISIS," ucap Chaidar.

Chaidar menjelaskan para pentolan kelompok jaringan ISIS merekrut anggota di Papua melalui Facebook, WhatsApps dan Telegram. "Perekrutannya cukup sederhana, yakni via medsos," ujarnya.

Dia menyebutkan para anggota kelompok ISIS yang ada di Papua sudah dilatih menguasai medan, membuat bom dan siap berjihad. "Mereka tidak takut."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini