nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum Guru SD Swasta di Batam Cabuli Siswinya Pakai Modus Hipnoterapi

Aini Lestari, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 06 337 2101510 oknum-guru-sd-swasta-di-batam-cabuli-siswinya-pakai-modus-hipnoterapi-k44UeNaytf.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BATAM - Salah seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) Swasta Shabilla Batam berinisial S alias MK diduga melakukan aksi pencabulan terhadap beberapa orang siswinya. Aksi pencabulan ini dilakukan dengan modus hipnoterapi agar siswa lebih konsentrasi belajar.

Hipnoterapi adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam kondisi hipnosis yang dalam KBBI dijelaskan adalah: keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali

Kejadian ini terungkap ketika salah seorang wali murid mendatangi pihak sekolah dan mengadukan hal tersebut, Kamis (5/9). Mereka mengaku tidak terima dengan perbuatan S yang telah menodai anaknya. Dan setelah ditelusuri, korban aksi pencabulan tersebut tidak hanya satu orang.

Dari informasi diperoleh, aksi pencabulan tersebut dilakukan S dengan modus hipnoterapi. S diketahui kerap melakukan hipnoterapi kepada para siswa siswi dengan alasan agar muridnya mudah menerima pelajaran di sekolah. Bahkan, aksi S ini sudah sejak lama dilakukan.

Baca juga: Iming-Imingi Sepatu Baru, Guru Cabuli 8 Murid SD

“Memang sudah lama dia suka melakukan hipnoterapi. Anak saya yang sudah lulus dari SD itu juga dulu pernah dihipnoterapi juga sama dia. Untungnya anak saya enggak sampai diapa-apain. Anak saya satu lagi masih duduk di kelas 3 sekarang ini," kata Tari, salah seorang wali murid, Jumat (6/9/2019).

Tari mengaku tidak menyangka S akan berbuat sehina itu. Pasalnya, S terkenal sebagai guru yang ramah dan peduli terhadap siswa. Setiap pagi, S selalu berdiri di depan gerbang sekolah menyambut kedatangan siswa-siswinya. "Sama sekali enggak nyangka kalau dia akan berbuat sekeji itu. Karena memang orangnya baik, tidak hanya ke siswa, ke wali murid juga ramah," katanya lagi.

Tak hanya itu saja, lanjut Tari, ia juga heran dengan perbuatan keji S. Pasalnya, S memiliki keluarga, istri dan anak yang tinggal di mess yayasan sekolah. "Saya tidak ngerti juga apa yang mendasari pelaku melakukan hal tersebut, padahal dia punya istri dan anak," kata Tari.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Yosnani saat dikonfirmasi mengaku terkejut dan sedih dengan kasus yang telah mencoreng nama sekolahnya. Ia memohon maaf kepada seluruh wali murid atas kejadian tersebut.

"Atas nama sekolah, kami memohon beribu maaf adanya kejadian ini. InsyaAllah ini tidak terulang lagi dan pihak sekolah akan menindak tegas hal ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini