Agus Rahardjo: KPK Berada di Ujung Tanduk!

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 05 September 2019 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 05 337 2101161 agus-rahardjo-kpk-berada-di-ujung-tanduk-yLms7hKLLI.jpg Agus Rahardjo. (Foto: Arie Dwi/Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyatakan secara tegas menolak revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Atas rencana revisi itu, Agus menyebut saat ini KPK sedang berada di ujung tanduk.

"Kami harus menyampaikan kepada publik bahwa saat ini KPK berada di ujung tanduk," kata Agus saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Menurut Agus, pernyataannya itu dilatarbelakangi oleh beberapa persoalan yang muncul belakangan. "Pertama, adalah tentang seleksi pimpinan KPK yang menghasilkan 10 nama calon pimpinan yang

di dalamnya terdapat orang yang bermasalah," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Menurut Agus, terpilihnya capim KPK bermasalah akan membuat lembaga antirasuah terbelenggu. Bahkan KPK ke depannya akan sangat mudah diganggu oleh berbagai pihak.

"Kedua, hari ini 5 September 2019, Sidang Paripurna DPR yang menyetujui revisi Undang Undang KPK menjadi RUU Insiatif DPR," ucapnya.

Gedung KPK.

Dari poin-poin yang ada di dalam revisi UU tersebut, Agus menyebut ada banyak hal yang menempatkan KPK dalam masalah. ‎Agus menyebut ada sembilan poin bermasalah yang ada di dalam draf revisi UU KPK.

"Terdapat sembilan persoalan di draf RUU KPK yang beresiko melumpuhkan kerja KPK," ungkapnya tanpa menyebut secara detail apa saja sembilan poin tersebut.

Sekadar informasi, DPR telah membahas revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Revisi UU KPK tersebut dibahas oleh DPR melalui Rapat ‎Paripurna yang digelar pada hari ini.

Dalam Rapat Paripurna, seluruh fraksi di DPR sepakat usulan revisi UU KPK menjadi inisiatif RUU DPR. Nantinya, DPR akan menindaklanjuti usulan revisi UU KPK tersebut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini