nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Muara Enim & Bengkayang Termasuk 44 Kepala Daerah Tersangka KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 09:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 05 337 2100869 bupati-muara-enim-bengkayang-termasuk-44-kepala-daerah-tersangka-kpk-ini-daftarnya-s2Jx7wVnFS.jpg Ilustrasi tahanan KPK. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar tiga kali operasi tangkap tangan (OTT) dalam kurun waktu dua hari terakhir. Operasi senyap lembaga antirasuah itu masing-masing dilancarkan di Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Bengkayang, dan DKI Jakarta pada 2–3 September 2019.

KPK menjerat dua kepala daerah dari tiga kali OTT tersebut. Mereka adalah Bupati Muara Enim H Ahmad Yani dan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.

Ahmad Yani dan Suryadman menambah panjang daftar kepala daerah yang menjadi "pasien" KPK. Keduanya menjadi kepala daerah ke-43 dan 44 yang ‎terjerat kasus korupsi sejak 2012.

Baca juga: KPK Tahan Bupati Muara Enim Ahmad Yani 

Bupati Muara Enim H Ahmad Yani ditahan KPK (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

Berikut ini ke-44 kepala daerah yang ditetapkan tersangka oleh KPK, sebagaimana telah Okezone rangkum, Kamis (5/9/2019):

1. Bupati Buol, Amran Batalipu, ditangkap pada 27 Juni 2012.

2. Bupati Mandailing Natal, Muhammad Hidayat Batubara, ditangkap 15 Mei 2013.

3. Bupati Gunung Mas Kalteng, Hambit Bintih, ditangkap 3 Oktober 2013.

4. Bupati Bogor, Rachmat Yasin, ditangkap 7 Mei 2014.

5. Bupati Biak Numfor, ‎Yesaya Sombuk, ditangkap 16 Juni 2014.

Baca juga: Kronologi OTT Bupati Muara Enim Terkait Suap Proyek Jalan 

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot. (Foto: Ist)

6. Bupati Karawang, Ade Swara, ditangkap 7 Juli 2014.

7. Bupati Subang, Ojang Sohandi, ditang‎kap 11 April 2016.

8. Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, ditangkap 4 September 2016.

9. Wali Kota Cimahi, Atty Suharti Tochija, ditangkap 1 Desember 2016.

10. Bupati Klaten, Sri Hartini, ditangkap 30 Desember 2016.

11. Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, 20 Juni 2017.

12. Bupati Pamekasan, Achmad Syafi'i, ditangkap 2 Agustus 2017.

13. Wali Kota Tegal, Siti Mashita Soeparno‎, ditangkap 29 Agustus 2017.

Baca juga:  Bupati Bengkayang Resmi Ditahan KPK 

14. Bupati Batubara Sumut, OK Arya Zulkarnaen, ditangkap 13 September 2017.

15. Wali Kota Batu Malang, Eddy Rumpoko, ditangkap 16 September 2017.

Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Okezone)

16. Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi, ditangkap 22 September 2017.

17. Bupati Nganjuk, Taufiqurrahma‎n, ditangkap 25 Oktober 2017.

Baca juga:  Kronologi KPK Tangkap Bupati Bengkayang 

18. Bupati Hulu Sungai Tengah, H Abdul Latif, ditangkap 4 Januari 2018.

19. Bupati Jombang, Nyono Wiharli Suhandoko, ditangkap 3 Februari 2018.

20. Bupati Ngada, Marianus Sae, ditangkap 11 Februari 2018.

21. Bupati Subang, Imas Aryumningsih, ditangkap 13 Februari 2018.

22. Bupati Lampung Tengah, Mustafa, ditangkap 14 Februari 2018.

23. Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra, ditangkap 28 Februari 2018.

Baca juga: KPK OTT Pejabat Negara di Jakarta 

24. Bupati Bandung Barat, Abu Bakar, ditangkap 11 April 2018.

25. Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, ditangkap 15 Mei 2018.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

26. Bupati Buton Selatan, ‎Agus Feisal Hidayat‎, ditangkap 23 Mei 2018.

27. Bupati Purbalingga, Tasdi, ditangkap 4 Juni 2018.

Baca juga: KPK Amankan 5 Orang dalam OTT Direksi BUMN di Jakarta 

28. Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, ditangkap 8 Juni 2018.

29. Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar, ditangkap 8 Juni 2018.

30. Bupati Bener Meriah, Ahmadi, ditangkap 5 Juli 2018.

31. Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, ditangkap 5 Juli 2018.

32. Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap, ditangkap 17 Juli 2018.

33. Bupati Lampung Tengah, Zainuddin Hasan, ditangkap 26 Juli 2018.

34. Wali Kota Pasuruan, Setiyono, ditangkap 4 Oktober 2018.

35. Bupati Bekasi, Neneng Hasanah, ditangkap 15 Oktober 2018.

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Bupati Bengkayang Capai Rp3 Miliar 

36. Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, ditangkap 24 Oktober 2018.

37. Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, ditangkap 18 November 2018.

Ilustrasi korupsi. (Foto: Okezone)

38. Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, ditangkap 12 Desember 2018.

39. Bupati Mesuji, Khamami, ditangkap 23 Januari 2019.

40. Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip, ditangkap 30 April 2019.

Baca juga: OTT Bupati Bengkayang, KPK Amankan 7 Orang dan Uang Ratusan Juta 

41. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, ditangkap 10 Juli 2019.

42. Bupati Kudus, M Tamzil, ditangkap 26 Juli 2019.

43. Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, ditangkap 2 September 2019.

44. Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, ditangkap 3 September 2019.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini