nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Isu Pembagian Kursi Menteri Tak Terdengar Lagi?

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 06:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 05 337 2100822 kenapa-isu-pembagian-kursi-menteri-tak-terdengar-lagi-ns15YVKYTD.jpg Ilustrasi Istana Merdeka

JAKARTA - Bahasan jatah kursi menteri antar-partai politik koalisi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini belum terdengar lagi di lini massa.

Padahal, pasca-diresmikannya pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, masing-masing partai koalisi bahkan opisisi berikan signal soal jatah menteri.

Mengenai hal itu, PDI Perjuangan selaku partai pengusung utama Jokowi, menyatakan tidak mengetahui sejauh mana lanjutan dari pembahasan jatah kursi menteri.

"Tidak tahu (sejauh mana pembahasan kursi menteri)," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno kepada Okezone, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Ilustrasi

Menurut Hendrawan, kemungkinan salah satu berhentinya pembahasan jatah kursi menteri lantaran beberapa anggota partai politik kini sedang sibuk menyelesaikan beberapa pembahasan di DPR.

"DPR sedang sibuk menyelesaikan sejumlah PR (pekerjaan rumah) yang tertunda," ujar Hendrawan.

Baca Juga : 10 Nama Capim KPK Wakili Wajah Presiden Jokowi

Baca Juga : PKB: Belum Ada Pembicaraan Lanjutan dengan Jokowi soal Kursi Menteri

Sementara, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menyatakan, hingga kini belum ada pembicaraan lanjutan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait jatah kursi menteri di periode keduanya.

“Yang saya tahu belum ada (pembicaraan lanjutan dengan Presiden Jokowi-red),” kata Abdul saat dikonfirmasi Okezone terpisah.

Ia menuturkan, partai yang ada dalam koalisi tidak melakukan intervensi kepada Jokowi mengenai kursi menteri. Sebab semuanya masih menunggu panggilan dari kepala negara untuk menyerahkan nama kader. Namun, dirinya tak mengetahui ikhwal kader PKB yang masuk sebagai kandidat pembantu presiden.

"Saya enggak paham (soal kader yang akan jadi menteri-red),” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini