nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Kerjasama dengan Interpol Lacak Keberadaan Veronica Koman

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 06:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 05 337 2100820 polri-kerjasama-dengan-interpol-lacak-keberadaan-veronica-koman-8RDGY3qeke.jpg Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya akan menggandeng Interpol untuk melacak keberadaan tersangka kasus dugaan provokasi asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Veronica Koman.

Menurut Dedi, langkah itu bisa dilakukan lantaran Veronica masih Warga Negara Indonesia (WNI). Karena itu, Polri akan berusaha untuk melakukan penangkapan terhadap perempuan itu.

"Ya kalau VK (Veronica Koman) kan masih warga negara Indonesia, karena keberadaanya di luar negeri, maka nanti dari Interpol akan membantu untuk melacak yang bersangkutan sekaligus untuk proses penegakan hukumnya," kata Dedi kepada Okezone, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Ilustrasi kerusuhan di Papua

Dedi menjelaskan, status Veronica sebagai WNI bisa menerapkan langkah-langkah hukum ke depannya. Pasalnya, hal ini berbeda dengan dugaan keterlibatan Benny Wenda dalam kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Mengingat, Benny Wenda saat ini sudah tidak menjadi WNI. Sehingga, langkah hukum Indonesia memiliki keterbatasan kewenangan .

Baca Juga : Kapolri Kerahkan Tim Khusus Buru Aktor Kerusuhan di Papua

Baca Juga : Veronica Koman Tersangka Provokasi Mahasiswa Papua Dijerat Pasal Berlapis

"Nanti akan ada kerjasama dengan police to police. Beda dengan kasusnya BW (Benny Wenda)," ujar Dedi.

"Beda dengan apa, kasusnya apa namanya BW. BW itu sudah warga negara asing," imbuh Dedi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini