2 Sopir Dump Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Mulyana, Okezone · Rabu 04 September 2019 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 04 337 2100521 2-sopir-dump-truk-jadi-tersangka-kecelakaan-beruntun-di-tol-cipularang-ew4cpJ06Fq.jpg Lokasi kecelakaan beruntun 21 kendaraan di Tol Cipularang (Foto: Humas Polri)

PURWAKARTA – Polisi menetapkan dua tersangka kecelakaan beruntun di Tol Cipularang kilometer 91+400 arah Jakarta di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, pada Senin 2 September 2019, yang menewaskan delapan orang.

“Kedua tersangka merupakan sopir dump truk, yakni inisal DH dan SB," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam konferensi pers di Mapolres Purwakarta, Rabu (4/9/2019).

 Baca juga: Sulit Diidentifikasi, 4 Jenazah Korban Kecelakaan Cipularang Dipindahkan ke RS Polri

Tersangka SB sudah ditahan polisi untuk kebutuhan penyidikan, sedangkan DH atau Dedi Hidayat (45) sudah meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit karena luka parah akibat kecelakaan.

Penetapan tersangka tersebut setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

 Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi bersama tim lintas sektoral menyimpulkan, kecelakaan beruntun tersebut disebabkan dua dump truk tersebut mengalami trouble atau kesalahan akibat kelebihan muatan (overload), sehingga hilang kendali saat melintas di lokasi.

"Saat itu ada dua kecelakaan. Pertama, dump truk overload yang dikemudikan saudara DH terguling. Kemudian, saat banyak mobil terhenti karena ada truk terguling, dari arah belakang muncul dump truk sama yang melaju tak terkendali," ujar dia.

 Baca juga: 11 Kecelakaan Terparah di Tol Cipularang Renggut Puluhan Korban Jiwa

Tabrakan beruntun melibatkan 20 kenderaan di Tol Cipularang, selain menawaskan delapan orang, juga melukai 28 orang lainnya. Tiga di antaranya mengalami luka berat, termasuk seorang warga Korea Selatan. Sisanya luka ringan.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius menambahkan, dari hasil olah TKP jajarannya menyimpulkan, dump truk besar yang membawa tanah merah untuk keperluan industri itu bermuatan 37 ton. Padahal, sesuai ketentuan, kapasitas truk tersebut hanya 12 ton.

"Jadi kami sampaikan, kecelakaan ini akibat human error. Tersangka tidak bisa mengantisipasi laju kendaraannya" tambah dia. (SAL)

 Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini