nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Diharapkan Pilih Menteri Pekerja Keras dan Peduli dengan Rakyat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 00:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 03 337 2100341 jokowi-diharapkan-pilih-menteri-pekerja-keras-dan-peduli-dengan-rakyat-2AVHQfUEhX.JPG Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres RI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan memilih sosok menteri yang gigih dan pekerja keras untuk menghuni kabinet Kabinet Indonesia Kerja jilid II periode 2019-2024. Sosok seperti itu diyakini akan sangat membantu Presiden dalam menjalankan program-program pembangunan.

Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Provinsi Sumatera Barat, M Sayuti mengatakan, salah satu sosok yang layak dipertimbangkan masuk kabinet ialah Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo), Darmizal.

"Beliau masih muda, agresif, gigih dan sangat peduli dengan masyarakat. Apalagi yang kita kenal selama ini ramah dan santun kepada semua orang. Sosoknya amat dibutuhkan dalam melayani rakyat Indonesia di masa mendatang," ucapnya, Selasa (3/9/2019)

Lebih lanjut pria bergelar Datuk Rajo Panghulu itu kembali menyarankan agar Presiden tidak salah memilih calon menteri dalam kabinetnya. Para pembantu presiden sejatinya ialah orang yang benar-benar peduli dengan rakyat.

Menteri Kabinet Kerja

"NKRI ini dibangun dari semua elemen, agama, suku, dan profesi. Kami berharap jangan lihat dari hasil pilpres kemarin. Akan sangat bijak kita melihat peran orang Minang pada masa perjuangan kemerdekaan dan sebelumnya, khususnya kontribusinya terhadap NKRI," tuturnya.

Sebelumnya diwartakan, Presiden Jokowi memastikan penyusunan Kabinet Kerja Jilid II sudah final. Adapun komposisi jabatan itu diisi 45 persen orang-orang dari kader partai politik dan 55 persen lagi dari kalangan profesional.

Bocoran itu disampaikan Jokowi dalam pertemuan tertutup dengan para pemimpin redaksi media nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019 lalu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak menyebut siapa nama-nama jajaran menteri yang telah disusunnya tersebut. "Menteri yang bagus, yang bisa eksekusi," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi

Kepala Negara enggan menyebutkan alasan mengapa komposisi parpol lebih sedikit dari kalangan profesional dalam kabinetnya bersama Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin.

"Komposisi ya 46-55. Jadi, 45 persen akan dikonsultasikan ke parpol dan 55 persen dari Jokowi-Ma’ruf," sebutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini