Wiranto: Pengibaran Bendera Bintang Kejora Ilegal

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 03 September 2019 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 337 2100284 wiranto-pengibaran-bendera-bintang-kejora-ilegal-dCA9gFG2fe.jpeg Menko Polhukam Wiranto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan pengibaran bendera Bintang Kejora merupakan tindakan ilegal. Sebab, Republik Indonesia hanya memiliki satu bendera yakni Merah Putih.

"Bendera-bendera yang lain itu tidak sah, itu ilegal kecuali Merah Putih bendera kebangsaan yang sudah disahkan oleh UU. Bendera Bintang Kejora, bintang apa lagi nanti itu itu pasti ilegal ya makanya tidak boleh dikibarkan sebagai bendera kebangsaan," kata Wiranto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga:  Wiranto Tegaskan Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Diadili secara Hukum

Demo Papua

Mantan Panglima ABRI itu menerangkan bila ada bendera lain selain Merah Putih, yang diakui sebagai bendera kebangsaan, maka itu ilegal. Pemerintah juga telah menutup pintu dialog tentang referendum kemerdekaan Papua-Papua Barat.

"Dialog itu penting, dialog itu memang dibutuhkan. Tapi dialog yang konstruktif. Kita sedang menutup pintu dialog referendum, enggak ada. Dialog untuk merdeka, jangan," tutur Wiranto.

Saat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, sekelompok massa yang menuntut penegakkan hukum kasus rasisme mahasiswa Papua di Surabaya mengibarkan bendera Bintang Kejora.

Atas kasus ini, polisi menangkap delapan orang yang diduga membawa bendera tersebut. Namun, belakangan dua orang dipulangkan dan enam lainnya menjadi tersangka.

Keenam tersangka diduga melanggar Pasal 106 dan Pasal 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini, para tersangka ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini