Wiranto Tegaskan Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Diadili secara Hukum

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 03 September 2019 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 337 2100241 wiranto-tegaskan-tersangka-pengibaran-bendera-bintang-kejora-diadili-secara-hukum-rB6QDLIg6y.jpg Bendera bintang kejora berkibar di depan Istana Merdeka. (Foto : Dok Okezone.com/Achmad Fardiansyah)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, menegaskan delapan aktivis pro-kemerdekaan Papua yang ditangkap polisi karena mengibarkan bendera bintang kejora akan diadili secara hukum.

Dari delapan aktivis yang ditangkap, dua orang sudah dipulangkan oleh polisi. Enam lainnya ditetapkan menjadi tersangka.

"Kita ini negara hukum. Siapapun yang melanggar hukum akan kita tangkap, kita adili secara hukum, titik. Tidak bisa ditawar," kata Wiranto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Wiranto menegaskan, polisi memiliki alasan dalam penangkapan terhadap aktivis tersebut. Mantan Panglima ABRI itu menegaskan, Indonesia adalah negara hukum.

Pengibaran bendera bintang kejora Papua di depan istana. (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)

"Jadi, penangkapan aktivis itu pasti ada alasannya. Apakah dia menghasut, membakar, merusak, kalau terbukti tidak, ya dilepaskan pasti," ucapnya.

Saat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, massa yang menuntut penegakan hukum atas dugaan kasus rasisme mahasiswa Papua di Surabaya mengibarkan bendera bintang kejora.

Atas kasus ini, polisi menangkap delapan orang yang diduga membawa bendera tersebut. Namun, belakangan dua orang dipulangkan dan enam lainnya menjadi tersangka.


Baca Juga : Ratusan Orang Aksi di Depan Istana Serukan Pesan Damai tentang Papua

Keenam tersangka diduga melanggar Pasal 106 dan Pasal 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini para tersangka ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.


Baca Juga : 8 Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Terancam Penjara Seumur Hidup

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini