Polri Ungkap Peran Benny Wenda Terkait Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 03 September 2019 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 03 337 2100126 polri-ungkap-peran-benny-wenda-terkait-kerusuhan-di-papua-dan-papua-barat-uV1aViwVba.jpg Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa tokoh separatis Papua, Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda menjadi salah satu pihak asing yang "bermain" sebagai provokator dibalik kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, selain Benny terdapat pula pihak asing lainnya yang ikut untuk mencoba memperkeruh suasana di bumi cenderawasih tersebut.

Baca Juga: Wiranto Sebut Benny Wenda Bagian Konspirasi Masalah di Papua 

Benny Wenda Foto: Oxford City Council

"Kemudian ada beberapa juga yang kami identifikasi keterlibatan warga negara asing di beberapa negara," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).

Benny Wenda dan pihak asing lainnya, diketahui melakukan komunikasi dengan beberapa loyalisnya yang ada di Papua dan Papua Barat untuk terus mengipas api dalam sekam terkait kerusuhan tersebut.

Dedi menambahkan, Benny dan pihak asing juga saat ini diketahui ikut melakukan provokasi melalui gerakan-gerakannya di media sosial (medsos) dengan mengupload beberapa konten bernada provokasi.

"Memposting konten-konten provokatif baik berupa foto, video dan narasi yang tidak benar," ujar Dedi.

Selain itu, diketahui pihak asing tersebut juga melakukan penggalangan simpati melalui konten provokatif ke beberapa WhatsApp Grup.

"Saat ini yang menyebarkan di medsos dan grup mereka khususnya di wilayah negara di pasifik," ucap Dedi.

Menurut Dedi, pihaknya melakukan kerjasama dengan lembaga lainnya seperti Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), BSSN, BIN untuk terus memantau pergerakan dari Benny Wenda dan pihak asing lainnya.

"Polri tidak bekerja sendiri bekerja sama dengan Kemenlu, BSSN, BIN memapping dari hasil pembicaraan khususnya yang dilakukan oleh BW (Benny Wenda)," tutur Dedi.

Baca Juga: Polri: Ada 52 Ribu Konten Provokasi Beredar di Medsos Soal Papua 

Saat ini, Dedi menegaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap kelompok dari Benny Wenda. Namun, lantaran dia saat ini menjadi warga negara Inggris, kewemangan Polri terbatas dalam melakukan penegakan hukum.

"Sudah. Bw kan warga negara asing kemudian locus dan temposnya ada di luar negeri jadi yang jelas hukum Indonesia tidak bisa menjangkau sana," tutur Dedi.

(fid)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini