Cerita Napi, Penumpang Kendaraan yang Ditabrak Pertama Kali di Tol Cipularang

Mulyana, Okezone · Senin 02 September 2019 20:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 02 337 2099823 cerita-napi-penumpang-kendaraan-yang-ditabrak-pertama-kali-di-tol-cipularang-bLRvJVtbUH.jpg Lokasi kecelakaan beruntun 21 kendaraan di Tol Cipularang (Foto: Humas Polri)

PURWAKARTA – Napi, warga Babakan Caringin, Desa Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat masih terkulai lemas di ruang IGD Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thamrin, Purwakarta. Ya, pria yang lahir 37 tahun silam itu merupakan salah satu korban selamat dalam kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 91+200 jalur B, Senin (2/9/2019) siang.

Bukan hanya Napi, tim medis di RS swasta ini pun merawat sebanyak 23 korban luka lainnya. Termasuk, tujuh korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Hingga malam ini, para korban yang didominasi usia dewasa itu masih didata dan tengah mendapat perawatan. Kebanyakan dari mereka, mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya, hingga yang mengalami patah tulang.

Saat ditemui, Napi tengah dijenguk oleh keluarganya. Terlihat, Napi sedang berbincang dengan Mardianto (55), salah satu anggota keluarga yang tingga di Purwakarta. Saat itu, Napi enggan berkomentar mengenai kecelakaan yang menimpanya.

 Baca juga: Polisi Persilakan KNKT Bantu Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Justru, Mardianto lah yang menyempatkan berbincang dengan Okezone. Menurut Mardianto, saudaranya ini merupakan penumpang dari kendaraan Toyota avanza warna hitam yang terlibat kecelakaan. Dari cerita Napi, kata dia, mobil yang ditumpangi saudaranya itu merupakan kendaraan pertama yang ditabrak dari belakang.

“Mobil yang dikemudikan Napi, adalah mobil pertama yang berhenti. Kemudian, dari belakang kendaraan lain menabraknya hingga terdorong,” ujar Mardianto di RSU MH Thamrin.

Dari cerita Napi, kata dia, kendaraan yang dikemudikannya itu berhenti karena melihat kendaraan dump truk yang terguling dan melintang di tengah jalan bebas hambatan itu. Melihat kondisi tersebut, Napi pun menghentikan laju kendaraannya.

 Baca juga: Tewaskan 8 Orang, Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Saat itu, kata dia, Napi dan empat penumpang lain yang ada di Avanza tersebut terhentak karena dari belakang ada kendaraan lain yang menabrak. Bunyi tabrakan pun bersahutan dari arah belakang, sehingga kendaraan yang ditumpangi Napi terdorong hingga mendekati truk besar yang terguling itu.

“Kendaraan Napi berhenti, karena melihat mobil besar terguling, Napi melambatkan kendaraannya. Dari arah belakang kendaraan lain langsung menabraknya,” jelas dia.

Beruntung, sambung dia, Napi dan empat temannya tak mengalami luka serius. Hanya saja, dua penumpang yang ada di mobil bersama Napi, mengalami patah tulang. Saat ini, Napi dan temannya itu masih menjalani perawatan medis.


Baca juga: Kecelakaan Tol Cipularang, Polisi Kantongi Identitas Sopir Truk yang Kabur

Sementara itu, hingga sore ini pihak RS MH Thamrin melansir, jumlah korban yang dievakuasi ke RS swasta itu mencapai 31 orang. Dengan rincian, 7 orang meninggal, tiga luka berat, sisanya luka ringan.

Sampai saat, korban yang meninggal dunia belum teridentifikasi. Tak adanya tanda pengenal di tubuh korban, cukup menyulitkan petugas. Apalagi, lima korban meninggal diantaranya mengalami luka bakar cukup serius. Sehingga, tubuhnya sudah tak bisa dikenali lagi.

“Yang dibawa ke sini ada tujuh orang meninggal. Sampai sore ini, total yang dibawa ke Thamrin sudah 31 orang. Kabarnya ada 8 orang yang meninggal, yang satu dibawa ke RS Siloam,” ujar Rafik, salah seorang petugas di RS Thamrin.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini