Moeldoko Serahkan Informasi Terkait Papua ke Wiranto

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 02 September 2019 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 02 337 2099615 meoldoko-serahkan-informasi-terkait-papua-ke-wiranto-Yecsr8p6LK.jpg KSP Moeldoko

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko belum mengetahui secara pasti pemberitaan yang menyebutkan bahwa sebanyak tujuh warga sipil Papua tewas saat menggelar aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Pemkab Deiyai.

"Nanti saya cek ya," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Moeldoko juga enggan menjawab soal adanya penambahan pasukan TNI-Polri untuk menjaga kondusifitas di Bumi Cendrawasih termaksud total jumlah korban dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

"Mungkin saya enggak bisa jawab dulu ya, karena ini kebijakan dari kemarin rapat terbatas, supaya satu pintu, biar Pak Wiranto yang bicara. Tapi dari sisi pengerahan kekuatan, dari sisi perkembangan situasi sekarang seperti apa biar satu pintu saja, Pak Wiranto," paparnya.

Ilustrasi kerusuhan di Papua

Moeldoko mengaku hanya bertugas untuk membantu komunikasi yang konstruktif guna menuju kondisi yang stabil. Menurut dia, situasi Papua semakin buruk karena adanya berita hoaks.

"Seperti kemarin 6 orang sipil diberondong oleh polisi TNI, itu New York Time ngomong begitu, terus Reuters ngomong begitu. Kan nggak benar gitu. Setelah saya konfirmasi, saya ngomong baru dia ralat," ujarnya.

Baca Juga : Muhammadiyah Percaya Warga Papua Ingin Damai

Baca Juga : Polri: Informasi 7 Warga Sipil Papua Tewas Tidak Benar

Mantan Panglima TNI itu meminta media tak lagi menyebarkan hoaks soal situasi di Papua dan Papua Barat. Pasalnya, saat ini media sosial (medsos) juga banyak menyebarkan hoaks soal situasi di Bumi Cendrawasih.

Padahal, kata Moeldoko, kondisi Papua saat ini telah berangsung membaik dan kondusif. "Jadi banyak lagi media sosial yang hoaks-hoaks seperti itu. Yang berita tadi itu perlu dikonfirmasi lagi," tandasnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini