nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Anggota DPR Miryam Haryani Diperiksa KPK Terkait Korupsi E-KTP

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 02 September 2019 10:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 02 337 2099487 mantan-anggota-dpr-miryam-haryani-diperiksa-kpk-terkait-korupsi-e-ktp-in5rHy2c9M.jpg Tersangka korupsi E-KTP, Miryam Haryani. (Foto : Dok Sindonews)

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi II DPR, Miryam S Haryani, hari ini. Miryam akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS (Paulus Tannos-red)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Miryam merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2013. Selain Miryam, KPK menetapkan tiga tersangka baru lainnya, yaitu Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; PNS BPPT, Husni Fahmi; dan Dirut PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos.

Miryam Haryani merupakan pihak yang diduga berperan mengumpulkan serta menyalurkan uang untuk memuluskan korupsi e-KTP ke rekan-rekannya di DPR RI.

Miryam S Haryani. (Foto : Dok Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Miryam disinyalir telah menerima uang sebesar 100 ribu dolar Amerika Serikat dari ‎‎Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman untuk kebutuhan rekan-rekannya di Komisi II DPR.‎ Tak hanya itu, Miryam disebut telah beberapa kali menerima sejumlah uang dari pejabat Kemendagri sepanjang 2011-2012.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, sebelumnya pernah memastikan Miryam Haryani bukan tersan‎gka terakhir dalam kasus korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun ini. KPK akan terus mengejar para pelaku lainnya termasuk anggota DPR yang disebut-sebut turut menikmati uang panas proyek e-KTP ini.

"KPK bertekad untuk terus mengusut kasus ini, yaitu pihak lain yang memiliki peran dalam perkara ini dan juga mendapatkan aliran dana," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

Dalam persidangan perkara korupsi e-KTP, cukup banyak nama anggota DPR yang disebut turut kecipratan uang korupsi e-KTP. Bahkan, pihak-pihak yang disebut menerima uang panas e-KTP tersebut telah diperiksa beberapa kali oleh penyidik KPK.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan 14 orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Ke-14 tersangka tersebut, yaitu Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Andi Narogong (Foto : Sindo)

Kemudian, Andi Narogong, Made Oka Masagung, Markus Nari, Miryam S Haryani, Isnu Edhi Wijaya, Husni Fahmi, serta Paulos Tannos. Sebelas orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pokok korupsi e-KTP.


Baca Juga : KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi E-KTP

Sementara dua orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ini, yaitu Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo. Keduanya dijerat pasal merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan e-KTP.


Baca Juga : Giliran Istri Setya Novanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi e-KTP

1
2

Berita Terkait

Sidang Korupsi e-KTP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini