nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RUU PKS Dianggap Sebagai Jalan Keluar Perlindungan Perempuan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 31 Agustus 2019 22:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 31 337 2099101 ruu-pks-dianggap-sebagai-jalan-keluar-perlindungan-perempuan-GMuVmxn34E.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) yang saat ini akan segera disahkan di DPR dipandang mampu memberikan jalan keluar untuk perlindungan perempuan.

Hal itu diungkap Ketua PP Fatayat NU Hj Anggia Ermarini yang menggelar diskusi wartawan di Cafe Tjikini Lima, Jakarta Pusat.

“RUU PKS menjawab rasa keadilan masyarakat, maka kami PP Fatayat NU mendorong agar RUU ini segera disahkan tidak lagi perlu jadi perdebatan,” kata Aktivis perempuan NU Yang akrab disapa Anggi.

Maraknya kasus pelecehan seksual dan rendahnya sanksi hukuman selama ini dinilai Anggi akibat dari belum adanya regulasi Yang kuat. “Adanya RUU PKS tentu menjadi solusi meminimalisasi tindak kekerasan seksual terhadap kaum perempuan,” katanya.

Baca Juga: Belum Juga Disahkan, RUU PKS Terhambat Pemilu 2019

Kepada Legislator di senayan Anggi berpesan agar melakukan percepatan pengesahan RUU PKS. ”Jangan ditunda lagi, masyarakat perlu payung hukum yang komprehensif dan mampu melindungi kaum perempuan dan kelompok rentan lainnya,” tandasnya.

PP Fatayat NU diakuinya akan tetap fokus pada pemberdayaan dan perlindungan kaum perempuan. “Kami intens melakukan advokasi Penanganan kasus kekerasan seksual , tidak sedikit kasusnya. Ini menjadi konsern kami di Fatayat,” katanya.

Selain Anggi, ikut Hadir dalam diskusi jajaran pengurus PP Fatayat NU diantaranya Erni Sugiyanti, Nadhlifah dan aktivis Fatayat Lainnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini