nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluarga Hashim Djojohadikusumo Kelola 220 Ribu Hektar Lahan di Ibu Kota Baru

Amir Sarifudin , Jurnalis · Sabtu 31 Agustus 2019 09:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 31 337 2098902 keluarga-hashim-djojohadikusumo-kelola-220-ribu-hektar-tanah-di-kaltim-KOqTLo7zAZ.jpg Hashim Djojohadikusumo (foto: Okezone)

BALIKPAPAN - Keberadaan lahan korporasi milik keluarga Hashim Djojohadikusumo di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kertanegara tidak dibantah Gubernur Kaltim Isran Noor. Bahkan Gubernur menyebutkan luas tanah yang dikelola keluarga Hasyim mencapai 220 ribu hektar.

“Oh enggak ada masalah itu milik negara HGU namanya. Itu memang luas, lebih kurang luasnya total 220 hektar. Tapi lahan itu hak guna usaha yang suatu saat habis penggunaannya,” kata Isran di Balikpapan, Jumat 30 Agustus 2019.

Baca Juga: Gerindra Akui Adik Prabowo Punya Lahan 50 Ribu Hektare di Lokasi Ibu Kota Baru

Peta Kabupaten Kutai Kertanegara ibu kota baru RI. (Foto: Kementerian PU)	 

Namun ketika dikonfirmasi bahwa kabar Hashim Djojohadikusumo menguasa lahan di lokasi yang akan menjadi Ibu Kota Negara yakni di Kacamatan Sepaku salah satunya di ICTI, Isran mengeluarkan jurus bingungnya.

“Iya kah oh baru tahu saya itu,” ucap Isran.

Sementara ditanya titik pasti ibu kota negara sebagai pusat pemerintahan ada dilahan keluarga Hasyim, Isran tidak mau membocorkannya dan lebih memilih melempar tawa.

“Coba tanya dia (menunjuk wartawan),” ujarnya.

Namun, Isran kembali menegaskan akan segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Kepemilikan Tanah khususnya untuk melindungi lahan yang akan menjadi lokasi Ibu Kota Negara baru seluas 225 ribu hektar.

“Kita akan melakukan juga yang namanya mendahului payung hukumnya kawasan 180 ribu sampai 225 ribu hektar itu melaui Pergub,” katanya.

Peta Kabupaten Penajam Paser Utara ibu kota baru RI. (Foto: Kementerian PU)	 

Selain itu pihaknya juga sedang berkordinasi dengan dua wali kota Balikpapan dan Samarinda, juga dua bupati, Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara untuk melakukan sinkronisasi semua hal yang terkait dengan persiapan pembangunan ibu kota negara.

Baca Juga: Prabowo Siap Berikan Lahan Adiknya di Kaltim untuk Ibu Kota Baru 

Sebelumnya pada pembukaan Rakornas KAHMI di Kota Balikpapan, Jumat malam Kementerian PPA/ Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro memastikan luasaan lahan yang akan dipakai pada tahap pertama 6.000 hektar dari luasan 40 ribu hektar yang disiapkan.

Dia setuju dengan pernyataan Kordinator Presidium Kahmi Hamdan Zoelva bahwa yang pemindahan ibu kota lebih pada memisahkan pusat pemerintahan dengan pusat-pusat lainya.

“Yang kita bangun di PPU dan Kukar itu pusat pemerintah. Memindahkan ibu kota ini bukan memindahkan Jakarta tapi kita ingin memisahkan pusat pemerintah dengan pusat-pusat lainya,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini