nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP Klaim Parpol Pertama Usulkan Revisi UU MD3 soal Pimpinan MPR

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 22:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 30 337 2098811 ppp-klaim-parpol-pertama-usulkan-revisi-uu-md3-soal-pimpinan-mpr-5vvklSrYVW.jpg Gedung MPR/DPR/DPD (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara menyatakan partainya lah yang mengusulkan revisi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Adapun revisi UU MD3 yang diusulkan mengenai penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 orang.

"Kita kan mengusulkan agar ada revisi UU MD3 untuk pimpinan MPR karena itu representasi dari perwakilan rakyat," kata Amir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Diketahui sebelumnya Badan Legislasi (Baleg) DPR telah menyiapkan draf untuk merevisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), terutama di bagian pasal penambahan pimpinan MPR.

Baca Juga: Soal Pimpinan MPR, Cak Imin: Kalau 10 Orang Kebanyakan

Amir menjelaskan, mengapa pihaknya sangat mendukung penambahan pimpinan ini agar semua fraksi partai yang lolos ke parlemen terwakilkan menjadi pimpinan di MPR. "Jadi, betul-betul MPR itu representatif dari perwakilan rakyat itu yang kita pikirkan," katanya.

PPP

Dia pun menepis anggapan penambahan pimpinan MPR merupakan upaya untuk bagi-bagi jabatan. Namun, di sini sebagai bentuk upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat.

"Sebenarnya bukan bagi-bagi jabatan. Intinya adalah representasi dari perwakilan rakyat dan kalau di sini kan dominan politiknya," ujarnya.

Saat ditanya soal anggaran, Amir menyebut tidak begitu signifikan penambahan untuk penambahan pimpinan. Sebab hanya menambah dua orang.

"Saya kira, kalau misalnya jadi sembilan saya pikir tidak banyak-banyak amat lah, cuma menambah dua orang pimpinan kan, yang penting ini kita kerjakan sebenarnya kinerja yang kedua representasi rakyatnya ada di MPR," tuturnya.

Baca Juga: Pimpinan MPR Ditambah Jadi 10 Orang, Fahri Hamzah: Enggak Ada Fungsinya! 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini