nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wilayah Ibu Kota Baru Berpotensi Terkena Imbas Tsunami dari Sulawesi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 18:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 30 337 2098735 wilayah-ibu-kota-baru-berpotensi-terkena-imbas-tsunami-dari-sulawesi-0AqZ9yJ9sJ.jpg Wilayah Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur (Foto: @jokowi)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki potensi ancaman tsunami yang dipengaruhi dari wilayah Sulawesi. Namun, tingkat ancamannya relatif rendah. Secara umum wilayah Ibu Kota baru di provinsi tersebut terbilang aman dari risiko bencana.

"Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, ada pengaruh dari Sulawesi dia terkena imbas tsunami, tetapi skalanya rendah," kata Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja saat jumpa pers di kantornya, Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: BMKG: Sesar Aktif Tak Ditemukan di Ibu Kota Baru

BNPB sudah memiliki peta potensi bencana di sekitar wilayah Ibu Kota. Wisnu mengatakan, daerah yang sudah terdeteksi memiliki potensi ancaman, sebaiknya tidak dijadikan permukiman. Karenanya, pengendalian tata ruang berbasiskan mitigasi menjadi kunci.

"Karena itu, perlu saya tegaskan, bahwa selama tata ruangnya bisa dibuat dan dikendalikan sebaik-baiknya, itu risiko bencana tak akan terjadi. Jadi bencana pada dasarnya bisa dicegah. ini tata kelola menjadi penting," tuturnya.

Ilustrasi

Wisnu menambahkan, ada beberapa spot banjir di sekitaran wilayah Ibu Kota. Namun, letak detailnya berada di dekat muara sungai. Ia menilai risiko bencana sifatnya dinamis, sehingga pengendalian tata ruang menjadi faktor penentu untuk meminimalisir risiko tersrbut.

"Kalau kita lihat rona merah potensi banjir, itu lebih banyak di muara sungai. Di sebelah utara relatif hijau. Jadi, canvasnya arena ini aman saat ini. Risiko itu dinamis. Kalau kita enggak bisa mengelola, itu akibatnya bisa banjir di mana-mana," ucapnya.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Anies: Sedang Dibahas UU Otonomi Khusus DKI

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi memutuskan Ibu Kota akan dipindah ke Kalimantan Timur. Lokasi tepatnya yakni di sebagian Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU).

Berdasarkan hasil kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), butuh sekira Rp466 triliun untuk proses pemindahan serta pembangunan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur. Uang Rp466 triliun tersebut rencananya bersumber dari APBN, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta pihak swasta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini